Teten Masduki Bawa Misi Jokowi Angkat UKM Naik Kelas dan Modernisasi Koperasi

Wednesday, 23 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com — Teten Masduki ditunjuk sebagai Menteri Koperasi dan UKM periode 2019-2024 menggantikan AAGN Puspayoga. Teten membawa misi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkelaskan UMKM selama
lima tahun menjabat.

Hal itu diungkapkan Teten dalam acara serah terima jabatan menteri koperasi di Jakarta, Rabu (23/10/2019). Hadir dalam acara tersebut para pejabat struktural pada Kementerian Koperasi dan UKM, maupun para direksi Badan Layanan Umum (BLU).

“Ini mulia kalau kita sama-sama mengembangkan UMKM ini. Pak Presiden bilang Pak Teten UMKM harus naik kelas, jangan dipertahankan terus kalau mikro harus naik ke kecil, kecil ke menengah, menengah lompat menjadi usaha besar,” kata Teten dalam sabutannya.

Teten mengaku mendapatkan amanah tersebut Presiden Jokowi ingin pembangunan ekonomi Indonesia fokus pada sektor UMKM. Hal itu dipengaruhi oleh situasi ekonomi global yang diprediksi akan mengalami ketidakstabilan dalam beberapa tahun ke depan.

“Jadi UMKM akan jadi andalan presiden untuk berkontribusi terhadap perekonomian nasional, juga penyerapan lapangan kerja. Jadi komitmen Pak Presiden bahwa kerja kita harus semakin signifikan terbadap ekonomi nasional. Kita harus sama-sama menyambut amanah dari Pak Presiden ini,” pinta Teten.

Disamping itu, misi Presiden Jokowi untuk menjadikan UMKM sebagai sokoguru perekonomian nasional. Dukungan akses pembiayaan melalui lembaga keuangan akan semakin mudah dengan hadirnya era revolusi industri 4.0.

“Pak Presiden sudah memberikan dukungan politik yang luar biasa. Nanti UU juga didandani lagi supaya rentan kendali kementerian ini jauh lebih power full karena yang kita urus 60 juta lebih (UMKM). Apalagi targetnya yang 60 juta ini harus naik jangan di mikro terus,” katanya.

Presiden Jokowi juga minta Teten untuk melakukan medernisasi koperasi baik dari aspek kelembagaan, maupun manajerial. “Saya diminta Pak Presiden di sini untuk bisa mengembangan koperasi menjadi suatu institusi yang membanggakan kita semua baik yang ada di sini, maupun di tingkat nasional,” tutur mantan Koordinator ICW ini.

See also  Resmikan Jembatan Gantung di Bitung, Menteri Basuki: Kontraktor Lokal, 100 Persen TKDN

Puspayoga Pamitan

Dalam kesempatan yang sama, Puspayoga menyampaikan salam perpisahan kepada bawahannya di Kementerian Koperasi dan UKM. Ia berterima kasih kepada mereka karena telah bekerja sama selama lima tahun dalam mengembangkan sektor koperasi dan UMKM.

“Saya mohon maaf kalau ada yang kurang berkenaan selama saya menjabat di Kementerian Koperasi dan UKM ini. Untuk itu, saya mohon maaf kepada bapak-ibu yang ada di sini,” ucap Puspayoga.

Sementara untuk Teten yang baru menjabat, Puspayoga berharap agar tetap melanjutkan program reformasi total koperasi karena program ini telah meningkatkan kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dari 1,71 persen tahun 2014 menjadi 5,1 persen pada tahun 2018.

“2019 belum dihitung. Mudah-mudahan presiden ini tetap dilanjutkan dan mohon arahan beliau juga diapain lagi koperasi dan UKM karena beliau mengatakan kemarin bagaimana UU Koperasi ini harus direvisi lagi supaya lebih cepat pengembangan koperasi dan UKM ke depan,” pungkas Puspayoga. (DAE)

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi
Di Peking University, Mentrans Iftitah Paparkan Industrialisasi di Luar Jawa untuk Buka Lapangan Kerja

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Wednesday, 14 October 2026 - 10:48 WIB

Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Tuesday, 13 October 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau

Berita Terbaru

Suroso Isnandar / foto ist

Energy

Tongkat Estafet Dirut PLN Beralih ke Suroso Isnandar

Wednesday, 14 Oct 2026 - 21:51 WIB

Olahraga

FIVB Gelar Kursus Pelatih Level I dan II di Sentul

Wednesday, 14 Oct 2026 - 17:15 WIB