Kemenkop dan UKM Siapkan Strategi Genjot Ekspor

Monday, 28 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pemerintah tengah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendorong UMKM agar bisa berperan dalam peningkatan ekspor maupun mampu berkompetisi di pasar dalam negeri.

“Dalam situasi ekonomi global yang diperkirakan menurun dalam beberapa tahun ke depan, Presiden mengharapkan UMKM bisa menjadi andalan perekonomian dan penyerapan tenaga kerja. UMKM diminta tidak stagnan, alias mampu naik kelas, bagaimana produk UMKM bisa diekspor dan bisa berkompetisi di pasar dalam negeri,” kata Teten Masduki, usai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, Senin (28/10/2018).

Menkop dan UKM mengakui untuk mewujudkan hal itu, tantangannya banyak, mulai dari standard produk, konsistensi, bagaimana pembiayaannya dan sebagainya. Untuk itulah pemerintah menyiapkan kebijakan strategis yang akan melibatkan banyak pihak. 

“Saya sudah berbicara dengan OJK, BI, Kemenkeu dan nanti dengan bank-bank pelaksana seperti Himbara untuk menyiapkan langkah implementatifnya, dimana tentunya akan ada skema khusus dalam pembiayaannya untuk UMKM,”  kata Teten. 

Upaya lain yang akan dilakukan pemerintah dalam mendorong UMKM naik kelas adalah, kemitraan dengan usaha besar, dimana usaha besar nantinya bisa menjadi avalis maupun off-taker dari produk-produk yang dihasilkan UMKM. Dengan terobosan ini maka akan ada kepastiaan pemasaran dari produk-produk yang dihasilkan UMKM.

Modernisasi Koperasi

Teten Masduki juga mengatakan, Presiden memberikan arahan agar modernisasi koperasi juga mendapat perhatian dimana koperasi sebagai kumpulan orang diharapkan tidak kalah dengan swasta yang merupakan kumpulan modal.

“Untuk itu modernisasi koperasi perlu dilakukan agar tidak kalah bersaing, misalnya dalam hal teknologi, efisiensi, konsistensi sampai pada produksi. SDM yang handal akan mampu mendorong koperasi menjadi modern,” kata Teten.

Menkop UKM membandingkan dengan koperasi di sejumlah negara seperti Singapura maupun AS dimana koperasi malah memiliki peran yang besar misalnya dalam usaha ritel.

“Pemerintah juga mengarahkan koperasi memiliki peran yang lebih besar lagi, untuk itu mennciptakan koperasi berskala dunia terus kita dorong,” kata Teten. 

Tantangan koperasi di Indonesia, menurut Teten, adalah sisi produksinya dimana jumlahnya relatif kalah jauh dibanding koperasi simpan pinjam. 

“Padahal potensi yang bisa diproduksi amatlah besar mulai dari produk berbasis laut, perikanan, pertanian, pakaian muslim sampai sektor pariwisata,” tambahnya. (DAE)

See also  TMC Tahap Ketiga di Riau Berhasil Kurangi Karhutla

Berita Terkait

Rakor Konflik Agraria, Mendes Yandri Rekomendasikan Solusi Desa Dalam Kawasan Hutan
Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai
Kertas Menyusut Buka Mata Siswa Sumedang tentang Palestina
Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E dalam Rangkaian Launching ETLE HUB
Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa
Kementerian PU Pulihkan Fasilitas Publik Aceh, 33 Ribu Ton Material Bencana Diangkut
Hakteknas 2026: Hutama Karya Jadi Wajah Kebangkitan Teknologi Konstruksi Indonesia
Dari Pelosok Jadi Sorotan, Ekspedisi Patriot Angkat Potensi Transmigrasi

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:29 WIB

Tingkatkan Ketahanan Jalan terhadap Bencana, Kementerian PU Perkuat 901 Titik Lereng Lembah Anai

Tuesday, 11 August 2026 - 17:27 WIB

Kertas Menyusut Buka Mata Siswa Sumedang tentang Palestina

Tuesday, 11 August 2026 - 00:00 WIB

Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E dalam Rangkaian Launching ETLE HUB

Monday, 10 August 2026 - 19:04 WIB

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Monday, 10 August 2026 - 18:59 WIB

Kementerian PU Pulihkan Fasilitas Publik Aceh, 33 Ribu Ton Material Bencana Diangkut

Berita Terbaru