KLHK Siapkan Bibit Pohon Untuk Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Monday, 4 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Untuk meneruskan jalannya perubahan untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong royong, akan ditempuh dengan Sembilan misi, dan salah satunya adalah mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan akan ditempuh melalui: (1) Pengembangan kebijakan tata ruang terintegrasi; (2) Mitigasi Perubahan iklim; dan (3) Penegakan hukum dan rehabilitasi lingkungan hidup. Salah satu upaya yang akan dilakukan dalam kegiatan rehabilitasi lingkungan hidup adalah merehabilitasi kerusakan lingkungan untuk menjamin daya dukung lingkungan secara berkelanjutan, termasuk rehabilitasi hutan dan lahan serta Daerah Aliran Sungai (DAS).

Setelah selesai melaksanakan FGD Program Kerja KLHK bersama Pejabat pimpinan Tinggi Madya (Eselon I), Staf Khusus Menteri (SKM), Penasehat Senior Menteri (PSM) dan Tenaga Ahli Menteri LHK (2/11), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya dan Wakil Menteri LHK Alue Dohong mengunjungi lokasi Persemaian Cibodas, Minggu (3/11). Persemaian ini terletak di Petak 57C, dan BKPH Manglayang Barat, di Bandung, Jawa Barat. Menteri dan Wakil Menteri LHK didampingi oleh Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono dan Plt. Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Hudoyo.

Setelah selesai meninjau persemaian dan melakukan diskusi dengan penanggung jawab persemaian Cibodas, Menteri Siti menyampaikan, “persemaian ini telah menghasilkan bibit-bibit siap tanam, dan musim penghujan telah tiba, maka selama 2 bulan ini perlu dikebut untuk melakukan penanaman di berbagai lokasi dan dibagikan kepada masyarakat untuk ditanam”. 
Menteri Siti mengharapkan supaya pembangunan persemaian dilakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar kawasan hutan dan dilakukan lebih banyak lagi dalam mendukung percepatan rehabilitasi hutan dan lahan di seluruh Indonesia.
Hudoyo kemudian menjelaskan bahwa jumlah bedeng yang telah siap menghasilkan bibit sebanyak 187 bedeng, dengan jenis pohon Pinus (Pinus merkusii), Mahoni (Swietenia mahagoni), Eucalyptus, Suren (Toona sureni), Nangka (Arthocarpus integra), Kopi (Coffea canephora/ Coffea robusta) dan Secang (Caesalpinia sappan), diharapkan dapat segera ditanam di wilayah kerja Perhutani dan di hulu DAS Citarum.

Plt. Dirjen PDASHL ini menambahkan, “Disamping untuk rehabilitasi hutan dan lahan, kegiatan pembibitan yang dilakukan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai di seluruh Indonesia, juga untuk memenuhi keperluan masyarakat dalam kegiatan penghijauan lingkungan/ penanaman minimal 25 pohon setiap orang seumur hidup”.

“Kepada masyarakat yang ingin mendapatkan bibit pohon untuk kegiatan penghijauan lingkungan dan rehabilitasi lahan, dapat menghubungi Kepala Balai PDASHL di Seluruh Indonesia yang tersedia di 51 Persemaian Permanen di wilayah kerja Balai PDASHL,” pungkas Hudoyo

Turut hadir pada peninjauan lapangan ke persemaian Cibodas, Tenaga Ahli Menteri Bidang Pemulihan DAS Citarum dan Konservasi Sumber Daya Alam, Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK, Kepala Kepolisian Resor Cimahi dan Jajaran Perhutani.(PRY)

See also  Kementerian PUPR Tingkatkan Alokasi Pembangunan dan Bantuan Pembiayaan Perumahan di 2021 Untuk Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Wamen Todotua Resmikan Bioethanol Development Center di Lampung
Tandatangani SKB 3 Menteri, Mendes Yandri Dorong Perempuan Jadi Subjek Pembangunan
Dengar Aspirasi Warga Momiwaren, Mentrans Dorong Pengembangan Hasil Laut
Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru
Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus
HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026
Mama-mama Kampung Sahari Sulap Ikan Tak Laku Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
Olahan Matoa Buka Sumber Penghasilan Baru bagi Ratusan Warga Prafi

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 10:26 WIB

Wamen Todotua Resmikan Bioethanol Development Center di Lampung

Monday, 14 September 2026 - 13:11 WIB

Tandatangani SKB 3 Menteri, Mendes Yandri Dorong Perempuan Jadi Subjek Pembangunan

Monday, 14 September 2026 - 13:03 WIB

Dengar Aspirasi Warga Momiwaren, Mentrans Dorong Pengembangan Hasil Laut

Saturday, 12 September 2026 - 16:58 WIB

Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Dorong Industri dan Lapangan Kerja Baru

Thursday, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bangun Desa di Bengkulu, Kemendes Kolaborasi dengan Kopassus

Berita Terbaru

Energy

PGN Perluas Edukasi Gas Bumi Lewat City Gas Tour 2026

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:44 WIB

Nasional

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:33 WIB