Wakil Menteri LHK Bahas Isu Kehutanan dengan Menteri Sumber Daya Alam, Lahan dan Air Malaysia

Monday, 4 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis, 31 Oktober 2019.Di sela-sela pertemuan tingkat menteri Asian Forest Cooperation Organization (AfoCO) dan ASEAN-Korea, pada Rabu (30/10) Wakil Menteri LHK Dr. Alue Dohong mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Sumber Daya Alam, Lahan dan Air Malaysia Dr. Xavier Jayakumar Arulanandam. Hasil pertemuan tersebut antara lain pihak Malaysia mengajak terus memajukan kerjasama Heart of Borneo (HoB), menyangkut pengelolaan secara berkelanjutan pada lansekap seluas 26 juta hektar yang terletak di tiga negara Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. “Tahun depan Indonesia menyelenggarakan pertemuan Trilateral Tingkat Menteri HOB, kami mengharapkan kehadiran dan dukungan Malaysia,” ujar Wamen Alue Dohong yang merujuk pada event 2020 yang akan dikoordinasikan oleh Kemenko Perekonomian.(4/11/2019)

Kemudian, Menteri Xavier juga menyampaikan rencana ASEAN Biodiversity Conference ke-4 yang akan dilaksanakan di Malaysia pada tahun 2020 dan mengundang Indonesia untuk hadir dan perpartisipasi di dalam event tersebut. “Konferensi Keanekaragaman Hayati ASEAN ke-4 tahun 2020 di Malaysia sangat penting untuk menyiapkan strategi guna memperkuat posisi ASEAN pada COP-15 Konvensi Keanekaragaman Hayati yang akan dilaksanakan tahun 2020 di China,” demikian Menteri Sumber Daya Alam Malaysia Dr. Xavier Jayakumar menekankan
. 
Selain itu Wakil Menteri Alue Dohong menyampaikan dukungan dan kesanggupan Indonesia untuk hadir. Wamen LHK juga menyambut baik undangan untuk berpartisipasi pada Tiger Range Countries Forum pada Juni 2020 di Malaysia. 

Menteri Xavier juga mengharapkan dukungan Wamen LHK atas upaya Malaysia agar badak Sumatra yang dimiliki Malaysia bisa memiliki keturunan. “Kami memiliki badak satu-satunya yang tersisa dan dalam kondisi yang sudah kurang sehat pula, mohon untuk secepatnya dilakukan pembiakan secara artifisial di Indonesia” pinta Menteri Xavier. Wakil Menteri LHK menyambut baik upaya konservasi badak tersebut, dengan menekankan perlunya kesepakatan formal terkait konservasi plasma nutfah antar kedua negara tersebut, yang bahkan akan melibatkan ahli dari Afrika Selatan. 

Pada akhir pertemuan, Menteri Malaysia menekankan pentingnya sektor kehutanan di dalam pembangunan di wilayah regional ASEAN, namun justru mendapat tekanan dalam konteks lintas sektor. Menteri Xavier mengajak Indonesia untuk meningkatkan profile kehutanan di kancah ASEAN dengan membentuk pertemuan tingkat Menteri ASEAN yang khusus membahas isu kehutanan. Selama ini kehutanan dibahas pada ASEAN Ministers on Agriculture and Forestry, yang terlalu diwarnai sektor pertanian. Wamen Alue Dohong membenarkan mengenai pentingnya hutan di ASEAN, termasuk dalam konteks peatlands dan karbon, serta perlunya pembahasan secara lebih intensif dalam kerangka ASEAN. Delegasi RI mencatat upaya ini pernah dilakukan sekitar sepuluh tahun lalu namun belum berhasil, sehingga perlu dilakukan perhitungan cermat dan konsultasi memadai apabila akan mendorongnya lagi.(DAE))

See also  Jokowi Lakukan Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Berita Terkait

Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan
Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia
Nono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Bangsa
Ombudsman Bongkar Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Kementerian PU Bangun 9 Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, Tampung 11.340 Siswa
Warga Transmigrasi Senggi Bergerak Bersama Lawan Stunting

Berita Terkait

Wednesday, 30 September 2026 - 10:23 WIB

Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

Tuesday, 29 September 2026 - 13:14 WIB

Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat

Sunday, 27 September 2026 - 10:26 WIB

Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Saturday, 26 September 2026 - 18:23 WIB

Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia

Saturday, 26 September 2026 - 07:35 WIB

Nono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Bangsa

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Hilirisasi Masuki Babak Baru, Daya Saing Rantai Nilai Global Jadi Perhatian

Wednesday, 30 Sep 2026 - 10:32 WIB