Kemenkes : 6 Inovasi dalam Pembangunan Kesehatan

Friday, 8 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Kesehatan senantiasa berupaya untuk mengembangkan cara-cara baru yang dapat mengakselerasi pembangunan kesehatan nasional. Cara-cara baru tersebut merupakan inovasi yang dikembangkan bersama seluruh komponen bangsa, sehingga memiliki daya dorong optimal untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan nasional, yaitu meningkatnya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.(11/8/2019)

Bersamaan dengan pembukaan Pameran Pembangunan Kesehatan dan Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri dalam rangka Hari Kesehatan Nasional Ke-55 Tahun 2019, Sekjen Kemenkes RI Oscar Primadi meluncurkan 6 inovasi bidang kesehatan.

”Saya berbahagia dapat melaunching inovasi-inovasi ini,” tegas Sekjen Oscar.

Adapun inovasi yang diluncurkan pada acara pembukaan Pameran Pembangunan Kesehatan adalah :
1. Buku Capaian Kerja Sama Bilateral Bidang Kesehatan Tahun 2015-2019, yang menunjukkan upaya pengembangan kemitraan dengan negara lain dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan, baik dalam bentuk kerja sama bilateral, regional, maupun global sangat diperlukan;

2. Aplikasi ”Online Monitoring Kerja Sama Kementerian Kesehatan dengan Mitra Asing”, yang memudahkan monitoring perkembangan kerja sama dengan mitra asing;

3. Aplikasi ”Online Integrated Depository and Monitoring System (IDeMS)”, untuk membangun mekanisme pemantauan cepat permintaan endorsement online serta membangun networking portal untuk forum diskusi antar ASEAN;

4. Aplikasi online Emergency Operation Center (EOC)”, mengintegrasikan data dan informasi kegawatdaruratan serta kesiapsiagaan yang tersebar pada sistem informasi di lintas program ke dalam sistem informasi Penanggulangan Krisis Kesehatan;

5. Aplikasi Sistem Informasi Terpadu Kesehatan Kerja dan Olahraga (SITKO), yang memperkuat upaya-upaya Kesehatan Kerja dan Olahraga di setiap tingkatan;

6. Aplikasi Bahan Baku Kosmetika (e-BBKOS), penyusunan aplikasi berupa web base berisi 15.000 bahan baku kosmetika sebagai salah satu acuan mutu, keamanan dan kemanfaatan kosmetika serta memberikan referensi dalam proses formulasi dan notifikasi produk kosmetika di Indonesia.

Tema Peringatan HKN ke-55 Tahun 2019 adalah Generasi Sehat, Indonesia Unggul. Tema ini menggambarkan pentingnya upaya bersama seluruh pemangku kepentingan pada pelaksanaan pembangunan kesehatan secara komprehensif dalam rangka mempersiapkan Generasi Sehat untuk Indonesia Unggul pada tahun 2045.

”Kita harus perluas akses kesehatan dengan memanfaatkan teknologi inovasi ke seluruh pelosok tanah air untuk meningkatkan kualitas kesehatan melalui budaya hidup sehat,” imbuhnya

See also  Kemendagri Perkuat Core Values ASN BerAKHLAK

Berita Terkait

Progress 98 Persen, Jembatan Siak Akan Dukung Konektivitas Wilayah Rengat-Pekanbaru
Transmigrasi Patriot Dorong Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Hunian Sementara Modular di Bener Meriah, Target Selesai Awal Ramadan
Pascabencana Sumut, Kementerian PU Kebut Pembangunan Rumah di Tapanuli Selatan
Wamendes Ariza Pimpin Kampanye Gerakan ASRI
Menteri Dody Tinjau Langsung Penanganan Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Dorong Percepatan Penanganan Komprehensif
DPD RI Dorong Penetapan RUU Tentang BUMD
Menteri Dody Minta Jajaran Bergerak Cepat, Jembatan Way Bungur Jadi Prioritas

Berita Terkait

Saturday, 7 February 2026 - 19:55 WIB

Transmigrasi Patriot Dorong Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat

Saturday, 7 February 2026 - 06:30 WIB

Menteri Dody Tinjau Pembangunan Hunian Sementara Modular di Bener Meriah, Target Selesai Awal Ramadan

Saturday, 7 February 2026 - 06:22 WIB

Pascabencana Sumut, Kementerian PU Kebut Pembangunan Rumah di Tapanuli Selatan

Friday, 6 February 2026 - 23:35 WIB

Wamendes Ariza Pimpin Kampanye Gerakan ASRI

Friday, 6 February 2026 - 23:29 WIB

Menteri Dody Tinjau Langsung Penanganan Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Dorong Percepatan Penanganan Komprehensif

Berita Terbaru