Kemenpora Dituntut Fokuskan Bidang Kepemudaan

Friday, 8 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi usai rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menpora RI Zainudin Amali. Foto Istimewa

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi usai rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menpora RI Zainudin Amali. Foto Istimewa

DAELPOS.com – Komisi X DPR RI memberikan masukan dan catatan terhadap Program Kerja Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI ke depan. Diantaranya perlu melakukan redefinisi terhadap cakupan pengelolaan bidang kepemudaan dan keolahragaan oleh Kemenpora RI, agar program serta kegiatan bisa fokus dan terarah.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi usai rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menpora RI Zainudin Amali di Ruang Rapat Komisi X DPR RI, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019). Dede mendorong agar program bidang kepemudaan dapat menyentuh seluruh elemen pemuda, termasuk kelompok pemuda yang memiliki stigma negatif.

Jika berbicara soal kepemudaan, ada dua point yang menurut Dede penting yaitu antara memberdayakan pemuda atau mengembangkan kepemudaan. “Memberdayakan pemuda artinya melibatkan dalam berbagai even atau program besar negara. Tapi kalau pengembangan kepemudaan, kita harus melihat tantangan atau challenge pemuda khususnya millenial ini ke depannya seperti apa? Lapangan kerja kah? Wirausahanya? Enterpreneurnya?, sebaiknya memang harus di fokuskan,” katanya

Politisi Fraksi Partai Demokrat ini menyatakan bahwa kondisi kepemudaan Indonesia saat ini sangat sporadis. Oleh karena itu, ke depan Dede minta Kemenpora RI untuk lebih fokus kepada isu-isu yang jauh lebih penting. Termasuk di dalamnya mendorong pemuda yang memiliki stigma negatif untuk menjadi positif.

“Jadi jika kita berbicara sekarang, kenapa anak muda sekarang menjadi terlibat narkoba. Itu disebabkan karena tidak ada kegiatan yang positif. Kalau ada kegiatan positif, biasanya anak-anak tidak akan terlibat narkoba. Oleh karena itu, Kemenpora harus memfokuskan kepada gerakan-gerakan kepemudaan yang memang positif,”tegasnya.

Ia mencontohkan beberapa kegiatan positif yang dapat dikembangkan untuk dapat menghilangkan stigma negatif pada pemuda Indonesia, salah satunya dengan mengembangkan OSIS, Pramuka, dan Karang Taruna. Mengigat kegiatan-kegiatan tersebut menjadi sangat penting, agar para pemuda Indonesia memiliki kegiatan yang positif, memotivasi dan menginspirasi dirinya.

See also  Carbon Capture Storage (CCS) Sebagai Pendorong Perekonomian Indonesia: Memanfaatkan Potensi untuk Masa Depan Hijau

“Ini kan semuanya punya kegiatan, hanya tidak terpayungi, tidak termotivasi, tidak ter-support. Jangan sampai malah akhirnya, mereka karena gak ada kegiatan larilah kepada hal-hal yang negatif. Jadi tetap menurut saya semua ada keterkaitannya. Perannya di kemenpora bagaimana. Bukan bagaimana mencegah narkoba, tetapi isi dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Sehingga anak muda disibukkan dengan hal-hal yang positif,” tutupnya. 

Berita Terkait

Tak Lagi Dibakar, Limbah Jagung di Kawasan Transmigrasi Selaparang Kini Jadi Penyubur Tanah
Hutama Karya Siapkan Rest Area Baru di Tol Kutepat, Perjalanan ke Danau Toba Makin Nyaman
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 Sertipikat Hak Milik kepada Warga Transmigrasi Jeringo, Lombok Timur
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, 6.000 SR Kembali Terlayani
Hutama Karya Gandeng Kejati Aceh, Perkuat Kepastian Hukum Pembangunan Infrastruktur
Kementrans dan DPR RI Perkuat Sinergi Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Muna
BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid
Keminveshil-Kemenhub Jajaki Investasi Terminal Purabaya dan Betan Subing

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 18:15 WIB

Hutama Karya Siapkan Rest Area Baru di Tol Kutepat, Perjalanan ke Danau Toba Makin Nyaman

Friday, 23 October 2026 - 14:08 WIB

Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 Sertipikat Hak Milik kepada Warga Transmigrasi Jeringo, Lombok Timur

Thursday, 22 October 2026 - 15:25 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, 6.000 SR Kembali Terlayani

Thursday, 22 October 2026 - 15:21 WIB

Hutama Karya Gandeng Kejati Aceh, Perkuat Kepastian Hukum Pembangunan Infrastruktur

Thursday, 22 October 2026 - 14:22 WIB

Kementrans dan DPR RI Perkuat Sinergi Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Muna

Berita Terbaru