emenpora Rapat Bersama Komisi X DPR RI, Bahas Persiapan SEA Games Filipina Hingga PON Papua

Wednesday, 13 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto bersama sejumlah pejabat eselon I dan II Kemenpora mengikuti rapat dengar pendapat bersama Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/11/2019) / daelpos.com

Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto bersama sejumlah pejabat eselon I dan II Kemenpora mengikuti rapat dengar pendapat bersama Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/11/2019) / daelpos.com

DAELPOS.com – Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto bersama sejumlah pejabat eselon I dan II Kemenpora mengikuti rapat dengar pendapat bersama Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/11). Adapun rapat tersebut membahas persiapan SEA Games 2019, PON dan Peparnas Papua.

Hadir juga dalam rapat yakni, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry Yuniarto Kono, Chief de Mission (CdM) kontingen Indonesia di SEA Games 2019 Filipina Harry Warganegara dan sejumlah pejabat lainnya.(13/11/2019)

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Sesmenpora menyampaikan, pelaksanaa PON di Papua akan berlangsung pada 20 Oktober 2020 mendatang. Sementara, pembukaan dan penutupan pesta olahraga itu akan dilangsungkan di Stadion Papua Bangkit. Sedangkan untuk atlet dan ofisial diperkirakan sebanyak 9.411 orang. 

“PON akan diselenggarakan di Papua dan disepakati 20 Oktober 2020. Penyelenggaraan PON sesuai ketentuan pada peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2007 tentang penyelenggaraan pekan dan kejuaraan olahraga,” ujar Sesmenpora.
Kemudian, untuk SEA Games, Sesmenpora memaparkan sejumlah cabang olahraga yang berpeluang untuk mendapatkan medali emas. Cabang olahraga tersebut yaitu: atletik, renang, panahan, bulu tangkis, karate, pencak silat, angkat besi, wushu, tenis, bola voli dan lainnya. 

“Malaysia, Singapura, dan tentunya tuan rumah Filipina diprediksi akan menjadi pesaing yang ketat. Untuk atlet yang turun nantinya di SEA Games, persentase yaitu 60 persen atlet junior dan 40 persen atlet senior,” jelas Menpora.
 
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menambahkan, PON Papua nantinya akan mempertandingkan 37 cabang olahraga. “Terima kasih, PON disetujui mempertandingkan 37 cabang olahraga dan pelaksanaannya tetap pada 2020. Soal penggunaan fasilitas latihan, saya harap atlet bisa mendapatkan yang terbaik,” terangnya.

Pemaparan yang disampaikan tersebut lalu mendapatkan apresiasi pimpinan rapat. Segala masukan yang disampaikan nantinya semoga bisa diperhatikan. “Terima kasih, kami mengapresiasi paparan dari Kemenpora dan jajaran. Semoga (kontingen Indonesia) mendapatkan hasil yang baik,” kata pimpinan rapat Hetifah. (RED)

See also  Menteri PANRB: Digitalisasi Pemerintah Kunci Sukses Program Prioritas Presiden

Berita Terkait

Jakarta Pertamina Enduro Berhasil Menangkan Laga Penutup Putaran Pertama
Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana
Electric PLN Taklukkan Popsivo, Tutup Putaran Pertama Proliga 2026
Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar
Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang
Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak
Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Padang, Dorong Percepatan Pembebasan Lahan

Berita Terkait

Saturday, 31 January 2026 - 00:13 WIB

Jakarta Pertamina Enduro Berhasil Menangkan Laga Penutup Putaran Pertama

Saturday, 31 January 2026 - 00:09 WIB

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana

Friday, 30 January 2026 - 20:13 WIB

Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar

Friday, 30 January 2026 - 20:01 WIB

Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang

Friday, 30 January 2026 - 18:57 WIB

Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak

Berita Terbaru