DAELPOS.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda Tahun 2019. Menurut Jokowi, Rakornas ini merupakan yang terlengkap dan terpenting selama ini. Hal itu diungkapkan Jokowi disaat menjadi keynote speaker dengan mengusung tema “Sinergi Pelaksanaan 5 (Lima) Prioritas Pembangunan Nasional Untuk Mewujudkan Indonesia Maju”.
“Rakornas ini sangat penting karena menghadirkan seluruh Kepala Daerah, sampai unsur Forkopimda yaitu DPRD, TNI, Polri, sampai Kejaksaan”, kata Jokowi
Menurut Jokowi, pertemuan yang menghadirkan seluruh unsur pemerintah daerah tersebut merupakan ide yang cemerlang dan sangat dibutuhkan khususnya dalam hal penyamaan visi pembangunan. “Lima Visi Pembangunan yang sudah menjad komitmen harus mampu diimplementasikan dari tingkat pusat sampai daerah”, jelas Jokowi (13/11.2019)
Dalam lima visi pembangunan tersebut, selanjutnya Jokowi memfokuskan arahannya pada 2 (dua) agenda besar bangsa Indonesia.
“Dua agenda besar bangsa yang harus menjadi perhatian kita bersama adalah soal cipta lapanga kerja dan investasi”, ungkap Jokowi
Jokowi menjelaskan, bangsa Indonesia perlu segera memperbaiki regulasi dan mengurangi produksi regulasi yang tidak perlu demi meningkatkan investasi dan lapangan kerja. Demi mewujudkan hal tersebut tentunya peran DPRD dan Pemerintah Daerah harus di optimalkan dengan dukungan Polri dan Kejaksaan sebagai unsur pengawas serta TNI sebagai garda terdepan kemanan nasional.
Di akhir sambutannya Jokowi menyampaikan agar seluruh unsur pemerintah daerah bersama mengawasi setiap pengambilan kebijakan dan implementasi kegiatan sesuai dengan lima visi pembangunan. “Saya akan melihat ke depan, tentunya sanksi sudah disiapkan bagi pihak – pihak yang melanggar dan tidak patuh aturan”, tukas Jokowi. (DAE)






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

