Presiden : Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda Adalah Terlengkap dan Terpenting

Wednesday, 13 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda Tahun 2019. Menurut Jokowi, Rakornas ini merupakan yang terlengkap dan terpenting selama ini. Hal itu diungkapkan Jokowi disaat menjadi keynote speaker dengan mengusung tema “Sinergi Pelaksanaan 5 (Lima) Prioritas Pembangunan Nasional Untuk Mewujudkan Indonesia Maju”.

“Rakornas ini sangat penting karena menghadirkan seluruh Kepala Daerah, sampai unsur Forkopimda yaitu DPRD, TNI, Polri, sampai Kejaksaan”, kata Jokowi

Menurut Jokowi, pertemuan yang menghadirkan seluruh unsur pemerintah daerah tersebut merupakan ide yang cemerlang dan sangat dibutuhkan khususnya dalam hal penyamaan visi pembangunan. “Lima Visi Pembangunan yang sudah menjad komitmen harus mampu diimplementasikan dari tingkat pusat sampai daerah”, jelas Jokowi (13/11.2019)

Dalam lima visi pembangunan tersebut, selanjutnya Jokowi memfokuskan arahannya pada 2 (dua) agenda besar bangsa Indonesia.

“Dua agenda besar bangsa yang harus menjadi perhatian kita bersama adalah soal cipta lapanga kerja dan investasi”, ungkap Jokowi

Jokowi menjelaskan, bangsa Indonesia perlu segera memperbaiki regulasi dan mengurangi produksi regulasi yang tidak perlu demi meningkatkan investasi dan lapangan kerja. Demi mewujudkan hal tersebut tentunya peran DPRD dan Pemerintah Daerah harus di optimalkan dengan dukungan Polri dan Kejaksaan sebagai unsur pengawas serta TNI sebagai garda terdepan kemanan nasional.

Di akhir sambutannya Jokowi menyampaikan agar seluruh unsur pemerintah daerah bersama mengawasi setiap pengambilan kebijakan dan implementasi kegiatan sesuai dengan lima visi pembangunan. “Saya akan melihat ke depan, tentunya sanksi sudah disiapkan bagi pihak – pihak yang melanggar dan tidak patuh aturan”, tukas Jokowi. (DAE)

See also  Dua Dekade Menuju Indonesia Emas, GDRBN 2025-2045 Fokus pada Transformasi Digital Pemerintah Hingga Peningkatan Kompetensi Aparatur

Berita Terkait

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong
DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang
Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Thursday, 8 October 2026 - 08:13 WIB

Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya

Wednesday, 7 October 2026 - 18:48 WIB

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Berita Terbaru