ICCI Temui Menkop dan UKM Tawarkan Konsep Start Up Coop dan Koperasi Platform

Saturday, 16 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Indonesian Consortium For Cooperative Innovation (ICCI) menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki untuk menawarkan konsep start up coop dan koperasi platform yang diharapkan bisa menjadi solusi inovatif pengembangan koperasi dan UKM di Indonesia.

Ketua Komite ICCI (Indonesian Consortium For Cooperative Innovation) Firdaus Putra setelah pertemuan dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta, Jumat (15/11/2019), mengatakan ICCI adalah lembaga yang sangat concern pada perkembangan perkoperasian di Indonesia.

“Kami silaturahmi dengan Pak Menteri untuk menyampaikan beberapa rekomendasi serta insight terkait dengan modernisasi koperasi secara umum,” katanya.

Bersama jajarannya, pihaknya menyampaikan beberapa hal di antaranya pertama koperasi-koperasi eksisting dinilai perlu terutama untuk yang sektor keuangan bergerak ke arah teknologi finansial.

“Ini agar koperasi tidak ketinggalan zaman dan bisa merespon kebutuhan anggota hari ini dengan cepat. Koperasi-koperasi harus sudah hadir di ponsel anggotanya masing-masing untuk layanan-layanannya entah itu yang paling sederhana cek saldo kemudian sudah transaksi keuangan,” katanya.

Ia juga menyampaikan kepada Teten Masduki bahwa milenial perlu dirangkul terutama para start up dan para jenius kreatif anak bangsa untuk terjun ke dalam gerakan koperasi.

“Caranya lewat start up coop, modelingnya sudah kami laksanakan dua tahun terakhir dan kemudian hari ini mulai terlihat polanya seperti misalnya salah satu tenant kami di Purwokerto kemudian ada di Lampung, Kudus, Bali, dan provinsi lain,” katanya.

Dengan cara begitu kata dia, milenial-milenial bisa masuk ke gerakan koperasi secara jangka panjang sekaligus juga meregenerasi koperasi sehingga wajahnya lebih “fresh” dan muda.

“Karena SDM koperasi hari ini mengalami sindrom penuaan rata-rata 60-70 persen ini sudah old yang membuat juga yang muda-muda antipati, dan menganggap koperasi sebagai gerakan yang jadul. Start up coop ini menjadi salah satu wadah yang menarik untuk diperkenalkan kepada mereka,” katanya.

See also  Menteri Dody Pastikan Kementerian PU Tangani 492 Titik Kekeringan

Pengalaman ICCI saat membuat camp di 6 provinsi terbilang cukup mendapatkan respon yang baik dari generasi milenial dimana slot 40 orang justru pendaftarnya membludak menjadi 200 orang.

Kuncinya, kata dia, gunakan kata menarik misal coop bukan dengan menggunakan kata koperasi. “Itu sangat teknis tapi ternyata sangat berpengaruh, maka akhirnya kita sebut sebagai coop camp,” katanya.

Koperasi Platform
Selain start up coop, ICCI juga menawarkan konsep koperasi platfom kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Belum lama ini tepatnya pada 7-9 November 2019 digelar Konferensi Koperasi Platform Dunia di New York, Amerika Serikat. Di dunia ini pergerakan koperasi platform telah berjalan sekitar 4 tahun terakhir.

“Sudah ada yang running well, ada yang baru inkubasi kemudian kita ingin coba hadirkan di Indonesia koperasi platform. Koperasi ini anggotanya sudah multipihak jadi misalnya foundernya, para mitra yang terlibat lalu usernya. Contoh Gojek berarti dimiliki oleh founder, mitra driver, dan juga usernya. Itu adalah skema dari koperasi platform. Indonesia belum punya,” katanya.

Ia menyadari ada tantangan dari sisi regulasi dan permodalan tetapi toh ia berpendapat selama 72 tahun koperasi di Indonesia belum ada perkembangan yang signifikan.

“Toh kemudian ada praktik di negara lain yang berhasil paling tidak ya kita bisa bikin karena negara lain berhasil,” katanya.

Ia mengakan dua konsep yang ditawarkan seiring dengan lima program strategis Menteri Koperasi dan UKM dalam hal inovasi.

“Pak Menteri sudah memberikan komitmen dan mengajak kami masuk dalam tim untuk merumuskan bersama-sama action plan, saya pikir tahun depan kita bisa menciptakan model kemudian meningkatkan keinovasian koperasi di Indonesia. Kenapa tidak mencoba hal baru, yang kami dorong ya itu kita 72 tahun koperasi begini-begini saja. Kenapa tidak mencoba hal baru,” katanya.

See also  Apresiasi BUM Des Gentha Persada di Bali, Mendes Yandri: Layak Direplikasi Setiap Desa se-Indonesia

Menanggapi hal itu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap dua konsep yang ditawarkan sebagai salah satu strategi untuk melakukan rebranding koperasi di kalangan milenial.

Teten bahkan meminta kepada ICCI untuk menyusun rencana aksi yang lebih detil agar konsep tersebut bisa dijabarkan menjadi program dan kebijakan yang lebih taktis.(RED)

Berita Terkait

Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
Dengan Standarisasi Mutu, Beras Oransbari Siap Jadi Produk Premium
Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah
Viral Terobos Pagar COP JRF 2026 dan Bentak Petugas, Muldan Akhirnya Minta Maaf
Kementerian PU Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan untuk Bantu Atasi Karhutla di Kalsel
Kementerian Transmigrasi Serahkan 27 Sertipikat Tanah kepada Transmigran di Maluku Tengah
Dari Panen ke Pasar, Petani Transmigrasi Bangka Selatan Jajaki Pasokan Sayur ke SPPG

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 09:01 WIB

Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP

Monday, 26 October 2026 - 17:18 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Monday, 26 October 2026 - 12:45 WIB

Dengan Standarisasi Mutu, Beras Oransbari Siap Jadi Produk Premium

Sunday, 25 October 2026 - 13:39 WIB

Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah

Sunday, 25 October 2026 - 09:31 WIB

Viral Terobos Pagar COP JRF 2026 dan Bentak Petugas, Muldan Akhirnya Minta Maaf

Berita Terbaru

Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Nusantara Power Komang Parmita (kanan) ketika menerima piala penghargaan Energi Subroto 2026 dari Direktur Jenderal Migas KESDM, Laode Sulaeman (kiri). PLN Nusantara Power berhasil mendapatkan penghargaan Transformasi Digital Terbaik pada kategori Inovasi & Nilai melalui inovasi iCORE yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas proses bisnis dan kinerja pembangkit.

Energy

PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Tuesday, 27 Oct 2026 - 09:49 WIB