Pimpinan KPK Tolak Dakwah UAS, Mahfud MD: Biasalah

Friday, 22 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Aristo S/JPNN.com

Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Aristo S/JPNN.com

DAELPOS.com – Menko Polhukam Moh Mahfud MD menganggap penolakan atas dakwah Ustaz Abdul Somad oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan hal biasa. Mahfud mengatakan hal itu usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11).

“Biasalah ada yang nolak ada yang enggak. Biasa kan, di Indonesia apa aja kan ada yang menolak ada yang (setuju),” kata Mahfud.

Namun, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu tak berkomentar lebih jauh soal kontroversi UAS di KPK. “Ikuti saja perkembangannya dahulu,” ucap Mahfud.

Sebelumnya Ustaz Abdul Somad menjadi kontroversi setelah berceramah di KPK. Pihak yang mengundang dai kondang asal Riau itu adalah Badan Amal Islam KPK (BAIK)

Namun, BAIK mengundang UAS tanpa seizin pimpinan KPK. Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan, pimpinan di lembaga antirasuah itu sempat meminta BAIK mengurungkan rencana mengundang UAS.

Alasan pimpinan KPK adalah kontroversi mengenai pendakwah lulusan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir itu. Namun, BAIK tetap mengundang UAS menyampaikan dakwah pada kajian usai salat Zuhur di KPK.(jpnn)

See also  Sosialisasi Empat Pilar MPR RI: Anggota MPR RI Yulian Gunhar Tegaskan Pentingnya Persatuan Menjelang Pilkada

Berita Terkait

Menantang Medan Ekstrem: Strategi Hutama Karya Taklukkan Titik Kritis Longsor Aceh
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Progres Capai 73,33%
Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026
UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional
Hutama Karya Tingkatkan Skema KPBU Bersama Pemerintah guna Akselerasi Pembangunan Nasional
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Jembatan Bokwedi di Pasuruan, Ditargetkan Fungsional Sebelum Nataru
Anies Jadi dewan Penasihat Transformasi Kota Riyadh

Berita Terkait

Tuesday, 19 May 2026 - 06:52 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Progres Capai 73,33%

Monday, 18 May 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026

Monday, 18 May 2026 - 21:06 WIB

UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional

Monday, 18 May 2026 - 17:20 WIB

Hutama Karya Tingkatkan Skema KPBU Bersama Pemerintah guna Akselerasi Pembangunan Nasional

Sunday, 17 May 2026 - 20:19 WIB

Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Berita Terbaru

Berita Utama

Ketua DPD RI Beri Pembekalan ke 1.700 Calon Wisudawan UGM

Tuesday, 19 May 2026 - 19:52 WIB