DAELPOS.com – Polda Metro Jaya menggerebek sebuah rumah mewah yang dijadikan tempat penipuan melalui telepon yang dilakukan warga negara China di Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengurai bahwa petugas gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan petugas Direktorat Reserse Narkoba melakukan penggerebekan di enam lokasi yang dijadikan tempat untuk melakukan penipuan.
“Berdasarkan informasi yang ada, tim langsung bergerak cepat langsung dengan serampak melakukan penggerebekan 6 lokasi salah satunya ada di daerah sini,” kata Kombes Pol Yusri kepada wartawan di salah satu lokasi yang digerebek di daerah Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (25/11).
Kasus penipuan ini menggunakan metode telepon. Para pelaku merupakan WNA asal China, sementara korban juga merupakan WN China.
Dari hasil penggerebekan rumah mewah dengan dua lantai dan berdinding cokelat yang terletak di Jalan Anggrek Neli Murni, Blok C Nomor 13, Kemanggisan polisi mengamankan 26 orang yang terdiri dari 24 WN China dan 2 orang warga negara Indonesia (WNI).
Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti puluhan handphone yang digunakan untuk melancarkan aksi penipuan.
Tak hanya itu, polisi juga mengamankan sebuah kotak yang terbuat dari triplek yang dilapisi busa yang digunakan untuk melancarkan aksinya agar kedap suara luar. (Rmol)






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

