Sekjen Kemenkes Minta Jangan Ada yang Menyulitkan Relawan

Friday, 6 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Kesehatan RI bersama Komunitas Relawan Emergency Kesehatan Indonesia (KREKI) gelar Hari Relawan Sedunia ke-34 di gedung Kemenkes RI, Kamis (5/11).

Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, MPH meminta kepada pemerintah terutama di bidang kesehatan untuk tidak menyulitkan para relawan dalam melakukan pertolongan.

”Peran pemerintah sebagai katalisator, kita akan menghimpun, mendata, dan memberikan guidance bersama agar para relawan memiliki kemampuan yang baik. Namun pesan saya jangan sampai menyulitkan relawan dalam melakukan pertolongan,” kata Sekjen Oscar, Kamis (5/11).

Terkait kegawatdaruratan, telah dibentuk Permenkes nomor 19 tahun 2016 tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Penyelenggaraan SPGDT terdiri atas sistem komunikasi gawat darurat, sistem penanganan korban gawat darurat, dan sistem transportasi gawat darurat.

”Kita sudah mengenal SPGDT yang mana sudah jadi bagian upaya kita dalam meningkatkan mutu dan pertolongan pertama gawat darurat,” katanya.

Ketua KREKI Dr. dr. Supriyantoro Sp. P MARS mengatakan Hari Relawan menjadi salah satu pilar para relawan di Indonesia. Sudah banyak bahkan lebih dari 1000 komunitas relawan yang masing-masing berjalan sendiri.

”Banyak hal yang bisa didedikasikan, KREKI lebih fokus ke emergency kesehatan, setiap terjadi sesuatu siapapun dia adalah relawan,” kata dr. Supriyantoro.

Sekjen Oscar menambahkan jika komunitas relawan itu terhimpun, ia meyakini akan memberikan dampak positif lebih besar.

”Pemerintah selalu siap berkolaborasi bersama dalam menciptakan safe comunity dalam menanggulangi kegawatdaruratan,” kata Oscar.(RED)

See also  Pemerintah Permudah Pengusaha SPKLU Peroleh Izin Lingkungan

Berita Terkait

Pascagempa M6,7 di Sulteng, Kementerian PU Lakukan Pemeriksaan Jembatan dan Kerahkan Alat Berat
Menteri Dody Tinjau SR Banyuwangi, Wujudkan Akses Pendidikan Berstandar Internasional bagi Keluarga Prasejahtera
Menteri Dody Prioritaskan Gedung Edukasi dan Training Center Baru di IPTC
Pekerja SR Janji Bekerja Maksimal, Menteri Dody Pastikan Bangunan Fungsional Juli 2026
Di Komisi V, Mendes Yandri Paparkan BUMDesa dan Desa Ekspor
Paralympic Training Center Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia
Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia
Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Berita Terkait

Wednesday, 17 June 2026 - 21:06 WIB

Pascagempa M6,7 di Sulteng, Kementerian PU Lakukan Pemeriksaan Jembatan dan Kerahkan Alat Berat

Tuesday, 16 June 2026 - 14:49 WIB

Menteri Dody Tinjau SR Banyuwangi, Wujudkan Akses Pendidikan Berstandar Internasional bagi Keluarga Prasejahtera

Tuesday, 16 June 2026 - 14:46 WIB

Menteri Dody Prioritaskan Gedung Edukasi dan Training Center Baru di IPTC

Monday, 15 June 2026 - 00:22 WIB

Pekerja SR Janji Bekerja Maksimal, Menteri Dody Pastikan Bangunan Fungsional Juli 2026

Thursday, 11 June 2026 - 00:00 WIB

Di Komisi V, Mendes Yandri Paparkan BUMDesa dan Desa Ekspor

Berita Terbaru