Pelayanan Ibadah Haji Harus Punya Standar

Tuesday, 17 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang. Foto Istimewa

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang. Foto Istimewa

DAELPOS.com – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mengingatkan jajaran Kementerian Agama (Kemenag) terkait belum adanya standar resmi yang dikeluarkan oleh Kemenag, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) tentang Standar resmi pelayanan ibadah haji. Untuk itu, Komisi VIII DPR RI meminta Kemenag mempunyai standar resmi dalam hal pelayanan ibadah Haji untuk dirumuskan bersama DPR dan ditetapkan menjadi pelayanan resmi ibadah Haji tahun 2020 mendatang.

“Namun hal yang perlu diperhatikan adalah belum adanya standar resmi yang dikeluarkan oleh Kemenag. Ini menjadi catatan kedepan untuk segera dirumuskan,” kata Marwan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dubes Indonesia untuk Arab Saudi, Ditjen Perhubungan Darat, Dirjen Imigrasi Kemenkumham dan Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes dengan membahas tentang peningkatan pelayanan ibadah Haji Tahun 1221 H/2020 M di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Lebih lanjut politisi PKB itu menyampaikan Kemenang juga harus bernegosiasi dengan maskapai penerbangan, perusahan avtur, ground handling, Otoritas Bandara, Air Vavigation dan pihak terkait untuk mengkaji kembali biaya agar lebih efisien, kebijakan penambahan 10 liter zam-zam bagi jemaah dan terus meningkatkan negosiasi diplomasi dengan pemerintah Arab Saudi. “Harus ada negosisasi dari Kemenang dengan pihak lain,” imbuhnya.

Marwan berharap dengan kebijakan yang diusulkan tersebut dapat memangkas biaya ibadah Haji tahun 2020 agar tidak terlalu memberatkan masyarakat. “Semoga dengan kebijakan yang diusulkan tersebut biaya ibadah Haji tahun 2020 menjadi turun karena biayanya itu tidak murah sehingga masyarakat tidak terbebani,” harap legislator dapil Sumatera Utara II ini. (RED)

See also  Rezim Ngotot dan Bandel

Berita Terkait

Kolaborasi PUPR–Hutama Karya dalam Pemulihan Pascabencana Sumatra Barat
Kementerian PU Lanjutkan Penanganan 1.459 Titik Bencana Sumatera, Fokus Pemulihan Infrastruktur Dasar
Nelayan Pidie Jaya Mulai Melaut, Kementerian PU Dorong Geliat Ekonomi Lewat Normalisasi Sungai Krueng Meureudu
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumut, Akses Jalan Mulai Pulih
Kemendes Gandeng Bank BRI Perluas Akses dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
Hutama Karya Evaluasi Nataru, Trafik Tol Trans Sumatera Tembus 2,4 Juta Kendaraan
3.719 Relawan Kesehatan Dikerahkan, Layani Pengungsi di Ribuan Pos Pengungsian
HUT Ke-75 Snesa Lamongan dan Reuni IKASNESA, Wamen Viva Yoga Ajak Wujudkan Bangsa Unggul

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 16:42 WIB

Kolaborasi PUPR–Hutama Karya dalam Pemulihan Pascabencana Sumatra Barat

Thursday, 8 January 2026 - 16:30 WIB

Kementerian PU Lanjutkan Penanganan 1.459 Titik Bencana Sumatera, Fokus Pemulihan Infrastruktur Dasar

Thursday, 8 January 2026 - 11:28 WIB

Nelayan Pidie Jaya Mulai Melaut, Kementerian PU Dorong Geliat Ekonomi Lewat Normalisasi Sungai Krueng Meureudu

Wednesday, 7 January 2026 - 19:41 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana di Sumut, Akses Jalan Mulai Pulih

Wednesday, 7 January 2026 - 00:35 WIB

Kemendes Gandeng Bank BRI Perluas Akses dan Pemberdayaan Masyarakat Desa

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Pasca Bencana di Tol Binjai-Langsa

Saturday, 10 Jan 2026 - 02:07 WIB

Olahraga

Comeback Dramatis, Pertamina Enduro Taklukkan Electric PLN 3-2

Saturday, 10 Jan 2026 - 01:51 WIB