Kasus Suap Di PT Garuda Indonesia, Giliran Manajer Citilink Indonesia Diperiksa KPK

Friday, 20 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK lanjutkan pendalaman kasus di PT Garuda Indonesia/ Foto Istimewa

KPK lanjutkan pendalaman kasus di PT Garuda Indonesia/ Foto Istimewa

DAELPOS.com – Menjelang pelantikan dan serah terima jabatan Pimpinan KPK baru, penyidik KPK tetap melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi berbagai kasus korupsi yang ditangani.

Jumat (20/12), penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce di PT Garuda Indonesia.

KPK memanggil Manager Network and Manager PT Citilink Indonesia, Widianto sebagai saksi kasus tersebut.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HDS (Hadinoto Soedigno),” kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (20/12).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Yakni mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar; Bos PT MRA, Soetikno Soedardjo dan Direktur Teknik Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia, Hadinoto Soedigno.

Hadinoto diduga kuat menerima uang dari Emirsyah Satar. KPK menduga Emirsyah Satar telah menerima uang suap dari perusahaan manufaktur terkemuka asal Inggris Rolls-Royce untuk pembelian 50 mesin pesawat Airbus SAS pada periode 2005-2014 oleh PT Garuda Indonesia melalui Soetikno yang saat itu menjabat sebagai Beneficial Owner dari Connaught International Pte Ltd yang berlokasi di Singapura. (Rmol)

See also  Jokowi Janji Kartu Pra-Kerja Jalan di Januari 2020, Sekarang Sudah Februari

Berita Terkait

Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung
7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas
Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026
4 Tahun Kering, Hutama Karya Alirkan Air ke Irigasi Beo Talaud
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
Jumhur Tancap Gas! Menteri LH Baru Fokus Bereskan Sampah, Bidik Standar Global
Prabowo Reshuffle, 6 Pejabat Baru Masuk Kabinet
Timur Tengah Memanas, DPD RI Soroti Risiko Ekonomi dan Pentingnya Perlindungan Daerah

Berita Terkait

Monday, 4 May 2026 - 00:19 WIB

Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung

Sunday, 3 May 2026 - 20:24 WIB

Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026

Wednesday, 29 April 2026 - 11:10 WIB

4 Tahun Kering, Hutama Karya Alirkan Air ke Irigasi Beo Talaud

Tuesday, 28 April 2026 - 18:11 WIB

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Tuesday, 28 April 2026 - 10:07 WIB

Jumhur Tancap Gas! Menteri LH Baru Fokus Bereskan Sampah, Bidik Standar Global

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung

Monday, 4 May 2026 - 00:19 WIB