Ketika Para Istri Menteri Membantu Korban Banjir di Bogor

Sunday, 12 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) tergerak membantu warga yang terdampak banjir di Vila Nusa Indah, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/01). Lokasi ini merupakan salah satu wilayah terparah akibat meluapnya Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi.

Dalam kegiatan sosial itu, para istri menteri Kabinet Indonesia Maju memberikan bantuan berupa kebutuhan sekolah seperti seragam, sepatu, tas, dan lain-lain. Pemberian bantuan tersebut, diserahkan secara simbolis kepada perwakilan korban bencana alam bertempat di Kantor Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Ketua Umum DWP Pusat yang juga Penasihat DWP Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Erni Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas bagi para korban bencana banjir, terutama anak-anak. “Kondisi tersebut mendorong OASE KIM dan Sahabat OASE berempati atas musibah tersebut dengan memberikan dukungan moril dan bantuan sembako,” ujarnya.

Erni berpesan, agar selalu menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan dan melaksanakan gotong-royong setiap hari Sabtu dan Minggu, agar sungai tidak menjadi dangkal yang menyebabkan air meluap dan terjadi banjir. “Semoga bantuan dari kami bisa meringankan beban warga yang menjadi korban banjir,” ungkapnya.

Usai penyerahan bantuan, Erni Tjahjo Kumolo beserta OASE KIM berkesempatan meninjau kondisi sekitar. Mereka berjalan menyusuri sejumlah rumah yang terendam banjir dan melihat kondisi Perumahan Vila Nusa Indah.

Seperti diketahui, pada awal pergantian tahun, sejumlah wilayah di Jabodetabek terendam banjir. Banjir merendam 26 RW di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri yang terdiri dari 6.669 rumah dan berdampak terhadap 26.240 jiwa penduduk. Saat itu, sebanyak 3.780 orang terpaksa mengungsi. Total kerugian materiel warga akibat bencana itu diperkirakan mencapai sekitar Rp120 miliar. Sebab, bencana banjir dan longsor itu menyebabkan warga kehilangan rumah dan harta bendanya. (RED)

See also  15 PSE Game Online Diputus yang Memuat Unsur Perjudian

Berita Terkait

Kementerian PU Tegaskan Jembatan Enang-Enang Tidak Ditutup, Justru Diperkuat Demi Keselamatan Masyarakat
Rempang Disiapkan Jadi Gerbang Investor
PP PBVSI Berikan Target Tinggi Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang
Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan
Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia
Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir
Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan

Berita Terkait

Saturday, 11 July 2026 - 14:39 WIB

Kementerian PU Tegaskan Jembatan Enang-Enang Tidak Ditutup, Justru Diperkuat Demi Keselamatan Masyarakat

Saturday, 11 July 2026 - 14:25 WIB

Rempang Disiapkan Jadi Gerbang Investor

Thursday, 9 July 2026 - 16:36 WIB

PP PBVSI Berikan Target Tinggi Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026

Wednesday, 8 July 2026 - 17:32 WIB

Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang

Tuesday, 7 July 2026 - 18:58 WIB

Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan

Berita Terbaru

Berita Utama

Prabowo Minta Aparatur Negara Introspeksi Diri

Saturday, 11 Jul 2026 - 18:31 WIB

Energy

UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

Saturday, 11 Jul 2026 - 18:19 WIB

Energy

Pertamina Raih Enam Penghargaan di Asian Excellence Award 2026

Saturday, 11 Jul 2026 - 18:11 WIB