PNS Bimbang Pindah ke Ibu Kota Baru, Jokowi: Saya Paksa!

Saturday, 25 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Para PNS pusat di kementerian dan lembaga diinstruksikan untuk ikut pindah ke Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku siap untuk memaksa mereka ikut pindah.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara Pencanangan Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Awalnya Jokowi berbicara tentang data sensus lama yang menunjukkan jumlah penduduk Indonesia mencapai 267 juta jiwa. Dari angka itu 56% berada di pulau Jawa.

“56%, data yang saya miliki. Artinya kurang lebih 149 juta ada di Jawa. Sehingga daya dukung Jawa ini sebetulnya sudah nggak mampu. Oleh karena itu, karena magnetnya ada di sini, di Jakarta. Nah magnetnya digeser ke ibu kota yang baru. Agar ada magnet lagi untuk pemerataan penduduk,” ujarnya.

Tak hanya penduduk, lanjut Jokowi, perekonomian Indonesia juga hanya terpusat di pulau Jawa. Sebesar 58% PBD Indonesia ada di pulau Jawa.

Oleh karena itu pemerintah sangat mendorong pemindahan ibu kota untuk menciptakan magnet ekonomi yang baru. PNS selaku pekerja pemerintahan juga didorong untuk ikut berpartisipasi dalam penciptaan pemerataan tersebut. Jokowi menegaskan siap untuk memaksa mereka pindah ke ibu kota yang baru.

“Pulau Jawa ini kan salah satu dari 17.000 pulau yang kita miliki, masa semuanya pengin di sini semua. Tapi saya juga nggak tahu apakah nanti pindah pada mau, kalau saya sih saya paksa,” tegasnya.

Jokowi kemudian menunjukkan video tentang rencana pembangunan ibu kota baru. Beberapa yang dipamerkannya adalah konsep ibu kota yang menggunakan energi baru terbarukan, transportasi massal menggunakan kendaraan listrik dan yang paling dia tekankan adalah bebas macet dan bebas banjir.

See also  Tiba di Kenya, Jokowi Akan Kunjungan Kerja Ke Empat Negara di Afrika

“Semuanya energi baru terbarukan. Transportasi massal semuanya elektrik vehicle, otonomous vehicle, kendaraan pribadi juga otonomous, juga elektrik. Banyak orang jalan kaki banyak orang bersepeda. Nggak ada banjir, nggak ada macet,” tutupnya.

Sekadar informasi, pemerintah memberikan PNS dua pilihan. Pertama, ikut pindah ke ibu kota baru dan diberi rumah dinas selama mengabdi di sana. Kedua, tidak pindah ke ibu kota baru dan mengambil opsi pensiun dini.[dtk]

Berita Terkait

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Berita Terbaru