Lulusan STTD Diharapkan Kuasai Intelligent Transport System

Monday, 3 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo berpesan bagi para lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) agar mampu memberikan kontribusi bagi negara melalui pelayanan di bidang perhubungan. Para taruna STTD diharapkan menguasai Intelligent Transport System agar pelayanan perhubungan menjadi lebih efektif dan efisien sehingga menjadi bagian dari solusi bersama atas problem kemacetan lalu-lintas, krisis energi fosil, dan pencemaran lingkungan akibat polusi kendaraan.

“Mari kita bersama berupaya mewujudkan birokrasi di semua tingkatan yang profesional dan berkarakter untuk mewujudkan Indonesia maju,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Penyerahan Keputusan Penetapan Kebutuhan PNS dari Lulusan di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) STTD Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah di Auditorium Giri Suseno, Bekasi, Jumat (31/01).

Lanjutnya dikatakan, Kementerian PANRB mendorong ASN memiliki keahlian. Menteri Tjahjo berkeyakinan lulusan STTD dapat memenuhi harapan tersebut.

Saat ini, jumlah ASN nasional mencapai lebih dari 4,2 juta, dengan proporsi terbesar adalah tenaga pelaksana/administrasi, sebesar 1,6 juta (39%). Tenaga administratif yang dominan dapat menjadi beban dalam menghadapi tantangan ke depan. Karenanya, pengadaan ASN difokuskan pada jabatan teknis berkeahlian spesifik sesuai kebutuhan dan core business instansi.

Selain itu, lulusan STTD diharapkan menjadi SDM unggul yang juga mendukung kinerja kepala daerah. “Saya berharap dengan ditetapkan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan dari STTD jadi bagian yang bisa mendukung gubernur, bupati, dan walikota,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Sugihardjo menjelaskan pentingnya peran PTDI STTD. Selain memiliki kapasitas dalam mencetak SDM berkompeten di bidang perhubungan, PTDI STTD memiliki peran untuk memenuhi kebutuhan ASN di daerah. “PTDI STTD memiliki peranan penting membangun kompetensi SDM tapi juga memenuhi kebutuhan pemerintah provinsi kabupaten, dan kota. Kita sudah mapping kebutuhan provinsi dan kabupaten di seluruh Indonesia. Kapasitas STTD harus ditingkatkan sehingga memperkecil gap kebutuhan SDM dan kelulusannya,” ujar Sugihardjo saat membacakan sambutan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

See also  Sinergikan Perencanaan Pembangunan Infrastruktur 2022, Kementerian PUPR Gelar Rakorbangwil

Lebih lanjut, Sugihardjo menekankan kriteria SDM yang dibutuhkan untuk mengabdi pada negara. SDM unggul harus memiliki keterampilan dalam bekerja sekaligus karakter yang terpuji. “SDM yang dibutuhkan bukan cuma terampil tapi juga attitude yang bagus, disiplin, sopan santun, dan semangat pantang menyerah dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini dilakukan penyerahan Surat Keputusan 72 formasi oleh Menteri PANRB kepada enam provinsi, 10 kota, dan 21 kabupaten. Dari 72 formasi tersebut, jabatan yang paling banyak adalah Penguji Kendaraan Bermotor Terampil (7 formasi), Pengelola Data Jaringan Transportasi Jalan (5 formasi), Pengelola Rekayasa Lalu Lintas (5 formasi), dan Pengelola Pengawasan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (5 formasi). Dari segi pendidikan, formasi tersebut banyak berasal dari lulusan D-IV (40 orang), sisanya adalah D-III (23 orang) dan D-II (9 orang). []

Berita Terkait

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB