Menteri Erick Akan Didemo Bersih-bersih Antek Maryono di BTN

Monday, 3 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Aliasi Masyarakat Anti Korupsi Peduli Indonesia menilai upaya bersih-bersih di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tidak cukup hanya dengan mencopot Maryono dan Oni Febriarto Rahardjo dari jajaran direksi.

“Meskipun program untuk bersih-bersih BUMN telah berjalan di BTN dengan dicopotnya Maryono dan putra mahkotanya Oni Febriarto, kami mengingatkan Menteri Erick Thohir bahwa masih banyak antek-antek Maryono yang bercokol di BTN yang jika dibiarkan akan menghambat program kementerian BUMN,” kata penanggung jawab Aliasi Masyarakat Anti Korupsi Peduli Indonesia, Rifal Maulana, melalui pesan elektronik yang diterima redaksi, Senin (3/2/2020).

Ia mengatakan BTN memiliki tugas menyediakan kredit rumah murah untuk rakyat berpenghasilan rendah. Namun nyatanya, bank pelat merah itu banyak memberikan kredit kepada pengusaha hitam dengan jaminan fiktif sehingga berpotensi menjadi kredit macet yang dapat merugikan keuangan negara.

Kredit macet BTN di era Maryono menjabat direktur utama, sebutnya, bisa terjadi dengan mulus karena Maryono berhasil menguasai seluruh Divis Sumber Daya Manusia, Divisi Kredit, Divisi Legal hingga Divisi Audit dalam genggaman kekuasaannya.

Terkait agenda itu, Rifal mengatakan pihaknya akan menggelar unjuk rasa di Gedung Kementerian BUMN dan BTN. Demonstrasi akan digelar mulai pukul 13.00 WIB dengan jumlah massa tak kurang 300 orang.

“Kami mendesak Erick Thohir segera mengusut dan menangkap para begal Bank BTN secepatnya, khususnya yang perkaranya saat ini sedang ditangani Kejaksaan Agung,” demikian kata Rifai Maulana.[]

See also  Jelang Pencoblosan, Gus Jazil: Politik Uang Hasilkan Pemimpin Cacat Etika

Berita Terkait

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh
Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta
Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen
Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun
JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun
Hutama Karya Bersama Sejumlah Stakeholder Monitoring dan Evaluasi Rencana Pembangunan JTTS Ruas Bukittinggi-Padang Panjang-Sicinci
Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat
Mendes Yandri Sebut BPD jadi Kekuatan untuk Bangun Desa

Berita Terkait

Sunday, 26 July 2026 - 01:39 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Friday, 24 July 2026 - 14:38 WIB

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Wednesday, 22 July 2026 - 09:28 WIB

Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen

Tuesday, 21 July 2026 - 13:30 WIB

Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun

Monday, 20 July 2026 - 18:15 WIB

JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Sunday, 26 Jul 2026 - 01:39 WIB