Bahlil ungkap 3 Hal yang dibutuhkan Pengusaha: Kepastian, Kecepatan, dan Efisiensi

Wednesday, 5 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjadi salah satu pembicara dalam Mandiri Investment Forum (MIF) 2020 di Hotel Fairmont, Jakarta (5/2/2020).

Bahlil mengungkapkan masih banyaknya kendala berusaha yang dihadapi investor di Indonesia. Dalam 2 (dua) bulan terakhir, BKPM sudah mampu mengeksekusi realisasi investasi sebesar hampir Rp 200 T dari Rp 708 T potensi investasi mangkrak di Indonesia. Masalah yang banyak dihadapi oleh investor bukan hanya dari regulasi, tapi juga adanya arogansi sektoral, tumpang tindih aturan baik pusat dan daerah, dan banyaknya hantu-hantu di lapangan. “Bohong kita kalau bilang handicap investasi hanya di regulasi. Banyak hantu-hantu di lapangan. Hantu investasi”, tegas Bahlil dalam diskusi panel MIF 2020 tersebut.

Akibat adanya ego sektoral dan tumpang tindih aturan, Presiden Jokowi menerbitkan Inpres No 7/2019, yang memerintahkan semua Kementerian/Lembaga mendelegasikan kewenangan ke BKPM, termasuk insentif fiskal, seperti Tax Holiday, Tax Allowance, dan Pajak Impor Barang Modal. “Pengusaha hanya butuh 3 hal : kepastian, kecepatan, dan efisiensi”, ungkap Bahlil.

Saat ini BKPM tidak hanya melakukan promosi investasi, tetapi juga melakukan pengawalan investasi mulai dari pengawalan perizinan hingga financial closing, dilanjutkan pengawalan dalam melakukan eksekusi investasi di lapangan, sampai bagaimana investasi bisa berproduksi. “BKPM bersama Pemerintah melakukan kerjasama dengan kepolisian, mengawal investasi jangan sampai ada yang menghalang-halangi. Ini menjadi komitmen besar BKPM dalam konteks memenuhi apa yang diperintahkan Presiden Jokowi untuk meningkatkan investasi,” tegas Bahlil.

Pertumbuhan ekonomi saat ini 5,2% yang mengandalkan sektor konsumsi. Ke depan pertumbuhan ekonomi diharapkan mencapai 5,3%-5,5%. Untuk mencapai angka tersebut, BKPM mempunyai tugas bagaimana meningkatkan realisasi investasi, dimana target realisasi investasi tahun 2020 sebesar Rp 886 T.

See also  Genjot Promosi, Kemendes PDTT Gelar Lomba Promosi Desa Wisata Berhadiah Total 1M

BKPM menetapkan langkah-langkah komprehensif untuk mencapai target tersebut, yaitu memperbaiki regulasi, sentralisasi, kemudian insetif fiskal dimasukkan ke BKPM, dan yang terakhir dengan membuat Satuan Tugas (satgas) lapangan terkait kendala-kendala di lapangan. “Investasi yang masuk harus dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan. Kita harus genjot pertumbuhan ekonomi domestik. “Salah satu cara menggenjot pertumbuhan ekonomi adalah bagaimana melahirkan subsitusi impor, kemudian konsumsi kita tingkatkan dengan daya beli yang kuat”, ucap Bahlil di depan rekan-rekan media.(PRY)

Berita Terkait

DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia
Kementerian PU Pastikan Jembatan Enang-Enang Kini Fungsional Secara Terbatas, Penanganan Permanen Dipercepat
Hutama Karya Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur yang Taat Hukum
Inovasi Stick on Wall Percepat Finishing Sekolah Rakyat Sumedang, Siap Sambut Tahun Ajaran Baru
Hutama Karya Garap Pemulihan Prasarana Peribadatan Pascabencana di Sumatera Utara
Dikelilingi Perkebunan Pohon Jati, Sekolah Rakyat Indramayu Punya Lapangan Sepak Bola Rumputnya Standar FIFA
Punya Panorama Pegunungan, Sekolah Rakyat Bogor Siap Jadi Kawasan Pendidikan Modern
Harga Pupuk Turun, Transmigrasi Siap Dukung Swasembada Pangan

Berita Terkait

Thursday, 2 July 2026 - 17:50 WIB

DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia

Thursday, 2 July 2026 - 13:33 WIB

Kementerian PU Pastikan Jembatan Enang-Enang Kini Fungsional Secara Terbatas, Penanganan Permanen Dipercepat

Wednesday, 1 July 2026 - 18:10 WIB

Hutama Karya Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur yang Taat Hukum

Wednesday, 1 July 2026 - 12:37 WIB

Inovasi Stick on Wall Percepat Finishing Sekolah Rakyat Sumedang, Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Tuesday, 30 June 2026 - 12:32 WIB

Hutama Karya Garap Pemulihan Prasarana Peribadatan Pascabencana di Sumatera Utara

Berita Terbaru