Jokowi Mau Bangun Terowongan Istiqlal-Katedral, PKS: Toleransi Bukan soal Fisik

Saturday, 8 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Jokowi saat meninjau revitalisasi Masjid Istiqlal menyebut akan ada terowongan yang menghubungkan masjid tersebut dengan Gereja Katedral. Dia mengaku sudah menyetujui rencana pembangunan terowongan ini.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengkritik rencana itu. Menurut Mardani, toleransi tak mesti dimaknai dengan pembangunan fisik.

“Toleransi lebih merupakan pengalaman batin, bukan fisik,” kata Mardani saat dimintai tanggapan, Jumat (7/2).

Apalagi, menurut Mardani, selama ini telah terjalin hubungan baik di antara umat yang beribadah di Masjid Istiqlal dan di Gereja Katedral. Selain itu, PKS menilai, pembangunan terowongan hanya akan menghabiskan anggaran.

Diketahui, biaya revitalisasi Masjid Istiqlal mencapai Rp 475 miliar.

“Terowongan, cost-nya (biaya) besar. Dan manfaatnya perlu dikaji. Selama ini sudah ada toleransi yang baik. Jika acara di Istiqlal penuh, maka parkiran Katedral bisa dipakai. Begitu pun sebaliknya,” kata Mardani.

Dana pembangunan terowongan itu, menurut Mardani, sebaiknya digunakan untuk keperluan yang lebih penting.

“Pendapat saya, dananya bisa dialokasikan pada yang lebih perlu. Untuk iuran BPJS atau menjaga orang miskin dan anak telantar,” kata Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR itu.

Lebih lanjut, PKS menilai, jika tujuannya membantu warga menyeberang jalan, pembangunan jembatan penyeberangan lebih efektif. Sebab, dari segi biaya juga lebih murah.

“Ini juga bagus (Koridor Jembatan). Kita perlu mempertanggungjawabkan sekecil apa pun anggaran atau spending kita,” tandasnya.[]

See also  Lustrum Pertama Politeknik PU, Dorong Peningkatan Kualitas SDM dalam Pembangunan Infrastruktur

Berita Terkait

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa
Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan
Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten
PT Hutama Karya (Persero) Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan
Jalan Lenteng Agung Raya Kembali Dibuka, Kendaraan Sudah Bisa Melintas
Hutama Karya Dukung Lahirnya Inovator Konstruksi Masa Depan di International BIM Innovation Contest Undip 2026
Eks Hotel Sultan Dieksekusi 18 Juni, Negara Ambil Alih Blok 15 GBK
Transformasi RSUD Muara Dua, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Kesehatan Berbasis Teknologi dan Human-Centered Design

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 12:14 WIB

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Thursday, 11 June 2026 - 08:08 WIB

Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan

Monday, 8 June 2026 - 16:43 WIB

Kemendes Gandeng KSP Tuntaskan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten

Wednesday, 3 June 2026 - 22:01 WIB

PT Hutama Karya (Persero) Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Tuesday, 2 June 2026 - 16:39 WIB

Jalan Lenteng Agung Raya Kembali Dibuka, Kendaraan Sudah Bisa Melintas

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

HUT DKI, Pramono Gratiskan Transportasi dan Tempat Wisata

Monday, 15 Jun 2026 - 10:30 WIB