Korlantas Polri Perlu Bangun Kompetensi Manajemen Transportasi

Tuesday, 11 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kemajuan teknologi, membawa perubahan pada sejumlah sistem di Kepolisian, khususnya Korps Lalu Lintas. Sebut saja layanan SKCK Online, SIM Online, Panic Button, dan aplikasi PolisiKu, yang mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kepolisian. Namun, tetap ada dua hal yang harus dibangun oleh Korlantas Polri, yakni komunikasi publik dan kompetensi manajemen transportasi.

Hal itu disampaikan Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, saat memberikan arahan dalam acara Rapat Kerja Teknis Lalu Lintas Tahun 2020, Tangerang, Selasa (11/02). “Polri juga perlu membangun keterampilan dalam komunikasi publik untuk melakukan kampanye membangun kesadaran berlalu-lintas dengan menggunakan media-media informasi yang ada dengan cara-cara yang strategis dan tepat sasaran,” ungkap Diah, yang mewakili Menteri PANRB Tjahjo Kumolo.

Diah menjelaskan, Polri bisa meningkatkan komunikasi publik dengan memanfaatkan media sosial yang kini sedang digandrungi generasi muda. Selain itu, perlu juga membangun kerja sama dengan media massa cetak, elektronik, dan online yang berskala nasional maupun lokal.

Hal lain yang dikatakan Diah, adalah meningkatkan kompetensi manajemen transportasi. Untuk hal itu, Polri harus berkolaborasi intensif dengan Kementerian Perhubungan. Saat ini, volume kendaraan semakin tidak terkendali, dan moda transportasi publik belum sepenuhnya terintegrasi. Pemerintah, dalam hal ini Polri dan Kemenhub, perlu juga bekerja sama dengan perusahaan yang memproduksi kendaraan bermotor. “Sehingga ada mekanisme kontrol dari pemerintah yang mengendalikan jumlah kepemilikan kendaraan,” ujar Diah.

Dengan moto Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter), Polri harus bisa menerapkan sistem digital untuk seluruh layanan kepolisian. Namun, tentu perlu didukung dengan infrastruktur teknologi yang memiliki kapasitas dan jangkauan luas, sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat secara merata hingga ke pelosok negeri. Selain itu SDM Polisi perlu terus dimotivasi untuk menjadi aparat yang melayani dengan budaya pelayanan hospitality, pelayanan ramah namun tegas.

See also  Atasi Kekeringan di Lahan Pertanian Sarolangun, Kementerian PU Kerahkan Pompa Air

Diah menjelaskan, sejak tahun 2017, pelayanan kepolisian, khususnya pelayanan SIM dan SKCK telah masuk menjadi fokus evaluasi pelayanan publik yang dilakukan oleh Kedeputian dibidang Pelayanan Publik. Angka indeks hasil evaluasi lingkup polres dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Tahun 2017 indeks hasil evaluasi sebesar 3,41 dengan jumlah lokus evaluasi 72 polres. Sementara tahun 2018 angka indeks hasil evaluasi sebesar 3,31 dengan jumlah lokus evaluasi 194 polres. “Hal ini tidak serta merta menunjukkan penurunan, karena cakupan lokasi evaluasi yang semakin luas,” ujar Guru Besar Universitas Sriwijaya ini.

Sedangkan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pada tahun 2019, maka perolehan Indeks Pelayanan Publik adalah sebesar 3,57. Artinya, nilai pelayanan kepolisian sudah cukup membaik.

Muara dan akhir dari reformasi birokrasi adalah kemampuan untuk dapat memahami kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan excellent service delivery sesuai tuntutan harapan masyarakat. Oleh karena itu, saat Kementerian PANRB membuat kebijakan untuk usulan kelembagaan Polri, hasil evaluasi dan terobosan inovasi menjadi pertimbangan utama.

Sebagai penggerak reformasi birokrasi, Kementerian PANRB terus mendorong Polri untuk terus memperbaiki pelayanan publik, yang akan beriringan dengan kepercayaan publik terhadap Korps Tri Brata. “Saya ingin menyampaikan harapan yang sangat tinggi kepada seluruh insan kepolisian khususnya yang bertugas dalam pelayanan lalu-lintas, agar terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, integritas dan loyalitas, serta kreativitas dan inovatif,” pungkas Diah, dihadapan para pejabat utama Korlantas Polri. []

Berita Terkait

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB