Mendagri Sebut Potensi SDA Pulau Kalimantan Modal untuk Pembangunan

Wednesday, 19 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D menyebut potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang terdapat di Pulau Kalimantan sebagai modal untuk pembangunan. Hal itu disampaikannya pada Musrenbang Regional Kalimantan Tahun 2020 di Pontianak, Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (19/2/2020).

“Memang Kalimantan ini memiliki potensi dan memilki banyak peluang, tanah yang sangat luar biasa, SDA, kekayaan alam di Kalimantan dari atas sampai ke bawah itu semua penuh potensi SDA, hutannya, batu bara, mineral, minyak buminya, potensi pertambangan, perkebunan, perikanan dan kelautan, wisata, ini lah potensi-potensi yang dapat dimanfaatkan untuk berkembangnya Kalimantan,” kata Mendagri.

Di samping memiliki potensi SDA, sebagai Pulau yang memiliki luas terbesar yakni 743.330 Km², Kalimantan juta tercatat memiliki jumlah penduduk yang tak terlalu padat.

“Pulau Kalimantan memiliki luas wilayah yang besar dan kepadatan penduduk yang rendah, hal ini menjadikan Kalimantan memiliki potensi wilayah yang masih dapat diexplore untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan,” cetusnya.

Tak hanya itu, Pulau Kalimantan juga memiliki potensi pariwisata yang perlu dikembangkan karena Kalimantan memiliki situs-situs dan pariwisata yang mampu menarik wisatawan, di samping tetap mengedepankan potensi SDA-nya.

“Kemudian wisata alam yang lain saya kira adanya flora-fauna yang sangat luar biasa, Tanjung Putih adalah salah satu di antaranya. Kemudian kita juga melihat potensi wisata budaya, dari Suku Dayak, yang ada di Singkawang, itu unik. Kita juga banyak sekali potensi wisata yang lain, wisata kuliner, masakan khas Kalimantan, bahkan buah-buahan khas yang tidak ditemukan di tempat lain,” ujar Mendagri.

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri juga menilai keputusan Presiden Joko Widodo untuk memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan keputusan yang tepat. Salah satu faktornya yakni kepadatan penduduk di Pulau Jawa yang berdampak pada kepadatan transportasi.

See also  Menaker Ida Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi di Sektor Ketenagakerjaan

“Saya kira yang penting untuk pembangunan Kalimantan ke depan adalah keberanian Bapak Presiden untuk memutuskan ibukota negara itu di Kaltim, ini adalah terobosan. Saya melihat bahwa apa yang disampaikan Beliau (Presiden) sangat rasional sekali, pertama dari faktor kepadatan penduduk di Jawa khususnya di Jakarta itu sudah overlapping, kemacetan terjadi, kendaraan bertambah terus makin macet, jalan yang dibangun tidak paralel dengan kecepatan jumah pertumbuhan kendaraan bermotor,” jelasnya.

Rencana Pemindahan Ibukota Negara tersebut juga dinilainya akan mendatangkan efek ekonomi. Tak hanya bagi masyarakat di Kalimantan Timur, tetapi Pulau Kalimantan secara keseluruhan. Ditambah lagi, infrastruktur dan fasilitas publik akan semakin meningkatkan konektivitas di daerah sekitar.[]

Berita Terkait

Kementerian PANRB Pastikan Keberlanjutan Layanan MPP Pascabencana di Wilayah Sumatra
Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana
Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar
Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang
Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak
Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Padang, Dorong Percepatan Pembebasan Lahan
Kementerian PU Kerahkan Jembatan Bailey, Percepat Pemulihan Akses Pascabanjir Bandang di Pemalang–Purbalingga

Berita Terkait

Monday, 2 February 2026 - 18:09 WIB

Kementerian PANRB Pastikan Keberlanjutan Layanan MPP Pascabencana di Wilayah Sumatra

Saturday, 31 January 2026 - 00:09 WIB

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana

Friday, 30 January 2026 - 20:13 WIB

Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar

Friday, 30 January 2026 - 20:01 WIB

Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang

Friday, 30 January 2026 - 18:57 WIB

Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak

Berita Terbaru

News

Pemprov DKI Pastikan Pasokan Pangan Aman Jelang Ramadan

Tuesday, 3 Feb 2026 - 14:01 WIB

Ekonomi - Bisnis

Indonesia Jadi Pusat Kolaborasi Ekonomi di IES 2026

Tuesday, 3 Feb 2026 - 13:49 WIB