Kemenkop dan UKM Berharap Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut Berkarya Kreatif dan Inovatif

Saturday, 22 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Koperasi dan UKM melalui Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Rully Indrawan menyampaikan orasi ilmiah pada acara wisuda Universitas Pelita Bangsa Tahun ajaran 2019/2020 dan mengharapkan generasi muda menciptakan karya-karya kreatif dan inovatif dalam membangun perekonomian bangsa.

Dalam sambutanya Prof. Dr Rully Indrawan menyampaikan bahwa ditengah ketidakpastian ekonomi global tentunya berdampak pada ekonomi RI yang hanya berkisar pada 5%. Dan pertumbuhan tersebut hanya mampu menciptakan lapangan kerja 2 juta angkatan kerja baru setiap tahunnya. Namun, Indonesia masih mempunyai tanggungan 7,05 juta pengangguran berdasarkan data Badan Pusat Statistik.

“Dari sinilah perguruan tinggi memiliki peran penting untuk mendorong dan meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia. Jadi, lulusan perguruan tinggi itu harus disiapkan menjadi job creator bukan job seeker. Kurangnya wirusahawan ini bisa berakibat pada jumlah lapangan pekerjaan yang tidak sebanding dengan pencari kerja,” kata Rully Indrawan di Kampus Pelita Bangsa, Cikarang,Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (22/2/2020).

Lanjutnya, saat ini jumlah wirausaha Indonesia baru mencapai 3,5 persen dari jumlah penduduk. Rasio ini masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia 5 persen, China 10 persen, Singapura 7 persen, Jepang 11 persen maupun AS yang 12 persen.

Parawisudawan yang berbahagia, bangsa Indonesia sedang mengalami bonus demografi. Dimana jumlah penduduk usia produktif mendominasi jumlah populasi penduduk, dengan perkiraan penambahan jumlah penduduk usia produktif hingga tahun 2030 mencapai 70%.

Dimana Struktur penduduk usia produktif didominasi oleh generasi milenial yaitu generasi yang lahir pada tahun 1980-1997. Generasi inilah yang akan berperan besar pada era bonus demografi, dan memegang kendali atas roda pembangunan ekonomi bangsa.

Karena itu generasi millenial harus mampu memiliki kemampuan dan keahlian yang lebih. Jika tidak bonus demografi ini akan menjadi ancaman bagi para millenial yang mengakibatkan pengangguran masal dan berdampak pada kemiskinan dan peningkatan akan kriminalitas.

See also  Penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro di Bolaang Mongondow Timur Melibatkan Pemda

“Dalam menghadapi peran dalam membangun perekonomian bangsa, para generasi millenial Beberapa profesi yang muncul dari karya-karya kreatif dan inovatif para generasi millenial, seperti Start Up, Conten Creator, Barista, Fotographer, Youtuber, dan masih banyak lagi. Dan semua ini merupakan bentuk-bentuk usaha yang dilakukan para millenial untuk mencapai kesuksesan,” pungkasnya.

Karena itu berwirausaha atau membuka usahanya sendiri sangat penting bagi generasi millenial selain  untuk mencapai keuntungan dan mengekspresikan diri melalui usaha sendiri, berwirausaha juga dapat membuka lapangan pekerjaan dan bermanfaat untuk masyarakat.

Untuk diketahui, Kementerian Koperasi dan UKM telah menetapkan 6 program strategis untuk mendukung pengembangan UMKM antara lain, Perluasan akses pasar, Peningkatan daya saing, Pengembangan Kewirausahaan, Akselerasi Pembiayaan, Kemudahan dan kesempatan berusaha, dan terakhir   Koordinasi lintas sektor, dimana kementerian koperasi menggandeng K/L dan pihak-pihak lain untuk dapat mengembangkan UMKM.

“Ke depan, Koperasi dan UMKM akan menjadi penopang perekonomian bangsa dan diharapkan para generasi milenial ikut berkontribusi dalam menaikkan skala UMKM dan mewarnai bidang-bidang usaha UMKM dengan ide-ide kreativitas dan inovatif para generasi milenial,” harapannya. []

Berita Terkait

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar
Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah
Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino
Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan
Jembatan Bailey Wih Kanis di Aceh Tengah Difungsikan, Konektivitas Masyarakat Kembali Pulih
Jelang HUT RI, Hutama Karya Kebut Penanganan Darurat Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera
Pembangunan LNG Abadi Masela Mulai Jalan, Ekonomi Lokal Diyakini Ikut Ngebut

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 18:40 WIB

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Tuesday, 21 July 2026 - 07:24 WIB

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Sunday, 19 July 2026 - 19:03 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah

Saturday, 18 July 2026 - 23:00 WIB

Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino

Saturday, 18 July 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan

Berita Terbaru