Mendagri : Perpustakaan Media Penyebarluasan Ilmu Pengetahuan

Tuesday, 25 February 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kunci dari kemajuan sebuah negara, salah satunya terletak pada Sumber Daya Manusianya yang berkualitas. Sumber daya manusia yang berpengetahuan. Perpustakaan memegang peranan penting sebagai media dan sarana penggerak penyebarluasan ilmu pengetahuan kepada publik.

Demikian diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat jadi narasumber dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan Tahun 2020 yang bertajuk, “Kebijakan Pembangunan Manusia Indonesia Melalui Peningkatan Literasi Masyarakat,” di Birawa Hall Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (25/02/2020).

Menurut Tito, sebuah negara akan hebat, jika memiliki SDM yang unggul dan berkualitas. Indonesia, punya potensi besar untuk itu. Punya sumber daya alam yang melimpah. Juga angkatan kerja yang besar. Tentu jika jumlah SDM itu banyak yang berkualitas tinggi, ini akan jadi kekuatan besar mendorong kemajuan.

” Oleh karena itu SDM-SDM ini harus diinput memorinya, otaknya.
Sistem otaknya harus di isi dengan memori sebanyak-banyaknya ilmu pengetahuan. Di sini pentingnya perpustakaan, karena perpustakaan menjadi motor, “ujarnya.

Memang kata dia, di era sekarang ini, orang bakal dengan mudah dapat pengetahuan dan informasi lewat gadget. Cukup buka Google, berselancar di Wikipedia misalnya, informasi yang dibutuhkan akan didapatkan. Tapi tak semua orang bisa mengakses internet. Meski Presiden Jokowi sendiri bertekad untuk membuka akses, agar semua warga bisa mengakses internet.

” Tapi sekarang kan belum. Sehingga gadget belum smua dinikmati oleh smua masyarakat kita, ” katanya.

Indonesia sendiri menurut Tito memiliki empat jenis society atau jenis masyarakat. Pertama adalah informatif society, yakni masyarakat informasi, yang hidupnya dari gadget. Dari teknologi informasi. Singapura adalah negara yang masyarakat jenis ini begitu banyak. Kedua industrial society atau masyarakat industri. Jenis masyarakat ini biasanya jadi pekerja-pekerja pabrik. Mereka memiliki budaya tersendiri, sistem norma sendiri. Ketiga, agriculture society atau masyarakat pertanian. Sebagian besar masyarakat Indonesia adalah masyarakat pertanian. Terakhir, pra agriculture society atau dalam bahasa halusnya, masyarakat pra pertanian. Mereka adalah masyrakat yang masih hidup seperti zaman dulu. Dan ini masih ada. Sebab masih ada masyarakat yang terisolasi atau mengisolasi dirinya.

See also  MenPAN-RB: Reformasi Birokrasi Percepat Pelayanan Publik

” Disinilah kita lihat betapa pentingnya fungsi dari perpustakan, karena perpustakaan motor. Semua ilmu-ilmu itu, semua data informasi dikemas menjadi ilmu. Menjadi bidang-bidang ilmu. Kemudian bidang-bidang ilmu ini semua dikumpulkan dalam semua literatur, dalam semua organisasi, yang kita sebut dengan perpustakaan,” katanya.

Dalam kontek inilah, kata dia, perpustakaan muncul menjadi suatu bagian penting sebagai pusat informasi dan data. Menjadi tempat bagi publik mengisi dan mengasah otak. Maka sangat perlu ada perpustakan yang spesifik untuk menangani masalah tertentu. Misalnya perpustakaan referensi untuk penelitian.

” Jadi mengambil referensi-referensi tertentu. Ada perpustakan akademik, ada juga perpustakaan publik untuk informasi-informasi publik, dan ada juga perpustakaan nasional yang berperan mengumpulkan informasi nasional tentang data-data secara nasional sekaligus menjadi motor untuk menggerakkan perpustaakan-perpustakan lain, ” ujarnya.

Problemnya, kata Tito, masyarakat kekurangan akses. Padahal minatnya tinggi, tapi aksesnya kurang. Maka solusinya adalah harus mensosialisasikan dulu betapa pentingnya ilmu. Betapa pentingnya buku. Betapa pentingnya perpustakaan. Kemudian memperluas akses dengan cara membangunnya.

” Ada dua cara. Bisa dengan cara melalui jalur power, kedua adalah dengan cara swadaya, swausaha. Saya paham banyak LSM, NGO, dan juga inisiatif-inisiatif masyarakat sendiri untuk membangun perpustakaan-perpustakaan di daerahnya karena kesadaran mereka sendiri. Tapi “the biggest power” adalah pemerintah, karena pemerintah memiliki kemampuan regulasi, kemampuan memaksa, memiliki sumber dana terbesar, dalam konteks inilah sya melihat bahwa kita perlu membangun, “kata Tito menguraikan panjang lebar.

Mensosialisasikan dan membangun jaringan perpustakaan katanya, harus didorong oleh pemerintah. Tapi yang disayangkan, dari data yang belum semua daerah memiliki Dinas Perpustakaan. Ini yang harus didorong. Perlu ada regulasi mendorong itu. Kemudian, setelah itu perlu ada organisasi atau kelembagaannya. Baru kemudian dukungan anggaran.

See also  Terhubung Secara Digital, UMKM Sektor Kuliner Tetap Bertahan di Saat Pandemi

” Lalu personelnya. Saya kira empat ini yang penting. Regulasi artinya apa, harus ada aturan yang mengatur tentang adanya lembaga jaringan perpustakaan sampai ke daerah-daerah. UU Perpusnas sudah ada, tetapi mungkin sosialisasinya belum keluar, tidak dibaca. Kemudian aturan-aturan untuk membangun tetapi belum tersosialisasi dengan baik. Ini tuga kita semua. Mensosialisasikan di medsos dan media konvensional,” ujarnya. []

Berita Terkait

Pengungsi Aceh Tamiang Masuki Babak Baru, Hutama Karya Pimpin Serah Terima 600 Huntara
Kementerian PU Rampungkan Pemasangan Jembatan Bailey Krueng Beutong untuk Pulihkan Akses Aceh Tengah–Nagan Raya
Seorang Penumpang Kedapatan Kenakan Seragam Pramugari Batik Air
Kementerian PU: Seluruh Jalur Nasional Lintas Aceh Tengah Tersambung 9 Januari 2026
Hutama–WIKA KSO Bangun Fasilitas Kesehatan Terintegrasi di RSUP Sardjito Yogyakarta
Menpora Erick Ingin Domino Perkuat Industri Olahraga Indonesia
Melalui Bus Esports, Cara Mendes Yandri Bangkitkan Kreativitas Gamer Desa
Mendes Yandri Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya Bareng Petani Karawang

Berita Terkait

Friday, 9 January 2026 - 08:55 WIB

Pengungsi Aceh Tamiang Masuki Babak Baru, Hutama Karya Pimpin Serah Terima 600 Huntara

Thursday, 8 January 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Rampungkan Pemasangan Jembatan Bailey Krueng Beutong untuk Pulihkan Akses Aceh Tengah–Nagan Raya

Thursday, 8 January 2026 - 18:49 WIB

Seorang Penumpang Kedapatan Kenakan Seragam Pramugari Batik Air

Thursday, 8 January 2026 - 17:00 WIB

Kementerian PU: Seluruh Jalur Nasional Lintas Aceh Tengah Tersambung 9 Januari 2026

Thursday, 8 January 2026 - 16:58 WIB

Hutama–WIKA KSO Bangun Fasilitas Kesehatan Terintegrasi di RSUP Sardjito Yogyakarta

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Pasca Bencana di Tol Binjai-Langsa

Saturday, 10 Jan 2026 - 02:07 WIB

Olahraga

Comeback Dramatis, Pertamina Enduro Taklukkan Electric PLN 3-2

Saturday, 10 Jan 2026 - 01:51 WIB