WNI Positif Corona, DPR Dorong Pemerintah Bentuk ‘Crisis Center’

Tuesday, 3 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sufmi Dasco Ahmad. / Foto Ist

Sufmi Dasco Ahmad. / Foto Ist

DAELPOS.com – Presiden Joko Widodo mengumumkan saat ini ada 2 Warga Negara Indonesia (WNI) di Indonesia positif terjangkit virus Corona (COVID-19). Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengimbau masyarakat tidak panik atas pengumuman Presiden Jokowi itu. Ia mendorong Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy untuk memimpin pembentukan crisis center virus Corona.

Dasco mengatakan, crisis center ini perlu dibentuk untuk meyakinkan negara lain dan masyarakat bahwa Indonesia bersiaga menangani virus corona. “Apalagi 2 orang yang kena virus Corona, saya pikir sudah saatnya pemerintah membentuk crisis center yang kemudian, diketuai oleh Menko PMK, lintas kementerian, supaya kita meyakinkan kepada pihak-pihak mana pun, kalau kita bersiaga terhadap Corona dan serius menangani virus Corona,” ucap Dasco kepada awak media di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Politisi Partai Gerindra itu juga meminta masyarakat tetap mewaspadai dan mengantisipasi penyebaran virus Corona serta meminta masyarakat agar segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan gejala-gejala mirip virus Corona di lingkungannya. “Waspada apabila dampak-dampak seperti virus Corona agar segera mengoordinasikan kepada pihak yang terkait supaya cepat ditanggulangi,” ujar Dasco lebih lanjut.

Di sisi lain, menghargai keterusterangan Pemerintah soal adanya 2 WNI yang terjangkit virus Corona. Dengan itu, menurut Dasco, seluruh WNI bisa melakukan antisipasi dan kewaspadaan yang tinggi. “Saya hargai keterusterangan pemerintah bahwa sudah terbuka ada warga negara terkena virus Corona,” kata legislator dapil Banten III itu sembari berpesan agar masyarakat tidak termakan hoaks di media sosial terkait virus Corona.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menjelaskan, dua WNI itu sempat kontak dengan warga negara Jepang yang terjangkit virus Corona saat ia berada di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan kemudian melakukan penelusuran. “Orang Jepang ke Indonesia bertemu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus Corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

See also  Kementerian PUPR, Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung Selesai Pada Akhir 2019

Menurut Presiden Jokowi, warga Jepang itu baru terdeteksi virus Corona setelah meninggalkan Indonesia. Ia dideteksi saat berada di Malaysia. Setelah mendapat kabar itu, Pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap seorang ibu dan putrinya. “Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif Corona,” tutur Presiden Jokowi kepada awak media yang turut didampingi Menkes Terawan []

Berita Terkait

Modernisasi Irigasi di Lumbung Padi Terbesar di Indonesia Kini Telah Difungsikan
Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum
Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung
7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas
Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026
4 Tahun Kering, Hutama Karya Alirkan Air ke Irigasi Beo Talaud
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
Jumhur Tancap Gas! Menteri LH Baru Fokus Bereskan Sampah, Bidik Standar Global

Berita Terkait

Tuesday, 5 May 2026 - 18:09 WIB

Modernisasi Irigasi di Lumbung Padi Terbesar di Indonesia Kini Telah Difungsikan

Monday, 4 May 2026 - 20:45 WIB

Gandeng Peradiprof, Mendes Ingin Kades Paham Hukum

Monday, 4 May 2026 - 00:19 WIB

Kementerian PU Rampungkan 3 SPPG di Bangka Belitung

Sunday, 3 May 2026 - 20:27 WIB

7 Pejabat Eselon I Kementerian PU Dilantik untuk Perkuat Kinerja dan Dukung Program Prioritas

Sunday, 3 May 2026 - 20:24 WIB

Tinjau Proyek Sekolah Rakyat DKI, Direksi Hutama Karya Gaspol Kejar Target Juni 2026

Berita Terbaru