Said Didu Kritik Pernyataan Achmad Yurianto Soal Kaya dan Miskin

Saturday, 28 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ist

Foto Ist

DAELPOS.com – Juru bicara pemerintah RI soal penanganan corona Achmad Yurianto tentang ‘Si Kaya dan Si Miskin’ menjadi heboh di media sosial, khususnya di Twitter.

Awalnya, Yurianto mengatakan jika menjaga jarak dan menghindari kerumunan adalah kunci pemutusan penyebaran corona.

Seperti dilansir dari Kumparan.com, Yurianto mencontohkan yang kaya dan miskin dalam menghadapi COVID-19. Yaitu mereka yang terpaksa masih bekerja di lapangan karena tidak ada lockdown, dan mereka yang mapan bisa dispilin #dirumahaja.

“Kalau ini bisa dilakukan bersama-sama dengan semua orang, saling melindungi. Yang kaya lindungi yang miskin agar bisa hidup wajar, yang miskin lindungi yang kaya agar tidak tularkan penyakitnya,” kata dia.

Pernyataan Yurianto tersebut turut dikomentari oleh Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu. Diapun mempertanyakan pernyataan Yurianto tersebut.

“Kok ada pernyataan seperti ini ? Memangnya orang miskin sumber corona ? Bpk punya data, sepertinya sumber awal dan terbanyak kena infeksi corona bukan orang miskin pak,” kata dia diakun Twitternya.

Netizen lainnya juga ikut mengecam pernyataan Yurianto tersebut. Ini kata Netizen.

“Mereka gak mampu ngurus negara ini bang makanya buat pernyataan ngawur terus utk menutupi kegagalan itu,padahal yg nampak sifat kebodohan aselii mereka,” kata @iskandar__fauzi.

“Logika salah, menurut UUD Fakir miskin dan anak2 terlantar dipelihara oleh negara, jadi tugas pemerintahlah melindungi si miskin! ,kalaupun terjadi lockdown tetap tanggung jawab pemerintah memenuhi kebutuhan hidup orang dan hewan, pdhal bilang aja pemerintah gak punya duit!” ujar @Owi_Owl.

“Bukannya yg kaya yg awalnya menularkan penyakit ini???

Kan yg bepergian keluar negeri itu orang kaya?

Pulang2 bawa penyakit lalu menyalahkan orang miskin?????

Ini negara kenapa jadi begini amat sih,” komentar @NowowoNowiwi.(*)

See also  Kementerian PU Siapkan Sekolah Rakyat Tahap II di Halmahera Barat, Tuntas 2026

Berita Terkait

Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir
Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh
Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026
Kementerian PU Bersihkan 52 Fasilitas Umum di Aceh Tamiang
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026
Kementerian PU Siagakan 1.709 Alat Berat untuk Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang Susulan di Kabupaten Agam
RSUD Tamiang sudah mulai beroperasi, Kementerian PU Percepat pembersihan dan penyaluran air bersih

Berita Terkait

Friday, 9 January 2026 - 09:07 WIB

Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir

Thursday, 8 January 2026 - 10:09 WIB

Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Wednesday, 7 January 2026 - 20:47 WIB

Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026

Wednesday, 7 January 2026 - 00:19 WIB

Kementerian PU Bersihkan 52 Fasilitas Umum di Aceh Tamiang

Tuesday, 6 January 2026 - 15:43 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026

Berita Terbaru

News

Bahlil Beberkan PNBP ESDM 2025 Lampaui Target

Friday, 9 Jan 2026 - 13:24 WIB

ilustrasi / foto ist

Politik

Ketum Hanura OSO Resmikan Kantor Baru DPP di Proklamasi

Friday, 9 Jan 2026 - 09:23 WIB

Berita Terbaru

Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir

Friday, 9 Jan 2026 - 09:07 WIB