Rizal Ramli Ingatkan Jokowi: Nyawa Lebih Penting dari Proyek

Monday, 30 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Ekonom senior Rizal Ramli mengusulkan Presiden Jokowi untuk mengalihkan anggaran proyek infrastruktur yang nilainya mencapai Rp430 triliun masuk ke dalam pembiayaan penanganan pandemik Covid-19 atau corona. Langkah itu mendesak karena wabah Covid-19 yang kian meluas di Tanah Air.

“Jangan gengsi. Gunakan uang proyek insfrastruktur Rp430 triliun, dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang kurang lebih Rp270 triliun untuk membantu kebutuhan pokok pekerja harian dan rakyat miskin. Ajak tentara, polisi, sopir Ojol, RT/RW untuk distribusi makanan,” kata Rizal Ramli, Senin, 30 Maret 2020.

Selain itu, sambung Rizal Ramli, rencana pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota yang memakan biaya hingga Rp470 triliun sebaiknya juga dihentikan. Sebab, menurut Rizal Ramli, dampak pandemik virus corona terhadap perekonomian masyarakat kecil sangat terasa.

Misalnya, sebut Rizal, para buruh, tani, kuli bangunan sudah terancam menganggur. Begitu juga, pedagang sayuran, buah, penjaja makanan dan sektor informal juga banyak yang gulung tikar karena tak ada pembeli.

“Mereka semua butuh makan yang cukup dan harus ditolong pemerintah dan pengusaha yang peduli. Bertindaklah sekarang, act now,” ujar Rizal Ramli yang juga Menko Ekuin era Presiden Gus Dur.

Mantan anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu-pun menegaskan, pengorbanan itu mulai dari pemimpin. Pemimpin, sambung Rizal Ramli, harus menjadi contoh dan membangun kredibilitas.

“Nyawa manusia lebih penting dari proyek,” kata Rizal Ramli.

Kasus positif virus corona atau Covid-19, hingga Minggu, 29 Maret 2020, pukul 12.00 WIB, mengalami penambahan. Ada penambahan 130 kasus baru sehingga total kasus pasien positif corona sebanyak 1.285 orang.

Untuk pasien yang dinyatakan sembuh ada 5 orang, sehingga total 64 orang telah sembuh hingga hari ini. Kemudian, untuk meninggal dunia bertambah 12 orang sehingga total 114 orang meninggal dunia akibat virus yang berasal dari China tersebut.(*)

See also  Mendes Yandri Pastikan Siap Kolaborasi dengan Parlemen Tiongkok

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Penertiban Tambang di Kawasan Hutan
Durian Parigi Moutong Tembus Pasar Global, Transmigrasi Naik Kelas
Wamen PANRB Gandeng Microsoft, Percepat Transformasi Digital Pemerintah
Ratusan Siswa Pulo Gebang Antusias Ikuti “Masak Besar” Program MBG
Bertemu Dubes China, Mendes Yandri Targetkan Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal di Indonesia
Mendes Yandri Ajak Insan Pendidikan di Kabupaten Serang Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Desa
WFH ASN Pekan Pertama Dinilai Menggembirakan, Kinerja Tetap Terjaga
Menteri PANRB Dukung Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola di Basarnas

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 13:16 WIB

Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Penertiban Tambang di Kawasan Hutan

Friday, 17 April 2026 - 16:24 WIB

Durian Parigi Moutong Tembus Pasar Global, Transmigrasi Naik Kelas

Thursday, 16 April 2026 - 16:58 WIB

Wamen PANRB Gandeng Microsoft, Percepat Transformasi Digital Pemerintah

Thursday, 16 April 2026 - 11:19 WIB

Ratusan Siswa Pulo Gebang Antusias Ikuti “Masak Besar” Program MBG

Wednesday, 15 April 2026 - 14:12 WIB

Bertemu Dubes China, Mendes Yandri Targetkan Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal di Indonesia

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Antisipasi El Nino, DPRD Minta BUMD Pangan Jadi Penjaga Stabilitas Harga

Sunday, 19 Apr 2026 - 18:19 WIB

News

Prabowo Pastikan Distribusi Beras Tepat Sasaran

Sunday, 19 Apr 2026 - 13:53 WIB

Nasional

Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan

Saturday, 18 Apr 2026 - 19:55 WIB