Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Penertiban Tambang di Kawasan Hutan

Saturday, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan penertiban izin usaha pertambangan (IUP) yang berada di kawasan hutan. Instruksi itu disampaikan setelah menerima laporan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Usai pertemuan, Bahlil mengungkapkan bahwa pihaknya telah menuntaskan evaluasi terhadap sejumlah IUP yang tersebar di berbagai kategori kawasan hutan, mulai dari hutan lindung, hutan konservasi, hingga cagar alam. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas.

“Evaluasi sudah kami lakukan. Selanjutnya akan masuk tahap eksekusi sesuai arahan Presiden,” ujar Bahlil kepada awak media.

Penataan IUP di kawasan hutan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola sektor pertambangan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Pemerintah ingin memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan, tidak merusak ekosistem, serta memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi negara.

Langkah bersih-bersih tambang ini juga dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi praktik-praktik yang melanggar ketentuan, terutama di kawasan yang memiliki fungsi ekologis penting. Dalam beberapa tahun terakhir, isu tambang ilegal maupun izin bermasalah di kawasan hutan menjadi sorotan publik.

Selain membahas penataan IUP, pertemuan tersebut juga menyinggung tindak lanjut kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia. Bahlil menyebut, pemerintah membuka peluang kerja sama strategis dengan Rusia di sektor energi.

Kerja sama tersebut mencakup potensi pasokan energi jangka panjang hingga investasi dalam pembangunan infrastruktur energi di Indonesia. Menurut Bahlil, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong masuknya investasi berkualitas.

“Pemerintah terbuka untuk kerja sama yang saling menguntungkan, termasuk dengan Rusia, khususnya di sektor energi strategis,” jelasnya.

See also  Ada Shuttle Bus Menuju Lokasi KTT ASEAN bagi Jurnalis, Ini Jadwalnya

Dengan langkah penertiban IUP dan pembukaan peluang investasi global, pemerintah berupaya menyeimbangkan antara kepentingan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Eksekusi cepat yang diperintahkan Presiden menjadi kunci agar penataan sektor pertambangan tidak hanya berhenti pada evaluasi, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan.

Berita Terkait

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora
Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen
Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Akselerasi Pembangunan Hunian Senen Capai 99,04%, Hutama Karya Optimalkan Tenaga Kerja Demi Hunian Layak Masyarakat
Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran
Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 15:03 WIB

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar

Wednesday, 13 May 2026 - 13:58 WIB

Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Tuesday, 12 May 2026 - 18:12 WIB

Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora

Tuesday, 12 May 2026 - 11:25 WIB

Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen

Monday, 11 May 2026 - 15:20 WIB

Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

foto ist

Nasional

MPR Gelar Ulang Final LCC Empat Pilar Kalbar 2026

Thursday, 14 May 2026 - 16:41 WIB