Durian Parigi Moutong Tembus Pasar Global, Transmigrasi Naik Kelas

Friday, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Transformasi kawasan transmigrasi berbasis komoditas unggulan mulai menunjukkan hasil nyata. Sebanyak 459 ton durian asal Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dengan nilai mencapai Rp 42,5 miliar, berhasil menembus pasar internasional, khususnya Tiongkok.

Keberhasilan ini menjadi bukti konkret penguatan ekosistem ekonomi kawasan yang kini menjadi arah baru kebijakan transmigrasi nasional.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, memimpin langsung pelepasan ekspor durian dari 11 kawasan transmigrasi di Parigi Moutong. Ia menegaskan, paradigma transmigrasi telah bergeser dari sekadar pemerataan penduduk menjadi penggerak ekonomi berbasis potensi daerah.

“Transmigrasi hari ini bukan lagi sekadar memindahkan penduduk, tetapi menciptakan ekosistem ekonomi berbasis kawasan yang mampu menghasilkan komoditas unggulan berdaya saing global,” ujar Iftitah saat kunjungan kerja di Sulawesi Tengah, Kamis (16/4).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Iftitah juga meninjau langsung proses pengemasan durian untuk ekspor. Ia menekankan pentingnya hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah, termasuk mendorong ekspor dalam bentuk segar yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Menurutnya, permintaan durian di pasar global, terutama Tiongkok, terus meningkat signifikan.

“Nilai durian segar bisa hampir dua kali lipat dibandingkan produk beku. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan,” jelasnya.

Tak hanya durian, komoditas lain seperti kelapa juga dinilai memiliki prospek ekspor yang menjanjikan. Bahkan, kebutuhan kelapa di Tiongkok mencapai sekitar 4 miliar butir atau senilai Rp110 triliun, sementara produksi domestik mereka baru sekitar 1 miliar butir.

“Indonesia punya lahan dan tenaga kerja. Tiongkok punya pasar besar. Ini peluang strategis untuk kita,” tegasnya.

Parigi Moutong sendiri dikenal sebagai kawasan transmigrasi dan eks-transmigrasi yang telah berkembang menjadi sentra hortikultura. Ke depan, wilayah ini akan dikembangkan sebagai bagian dari koridor ekonomi hortikultura di Sulawesi Tengah bersama Poso dan Sigi.

See also  Optimalisasi PAD, KPK Fasilitasi Kerja Sama Pemda Sulut dengan BPD Sulutgo

Kementerian Transmigrasi juga membuka peluang kolaborasi dengan investor dan mitra internasional guna memperkuat rantai pasok, infrastruktur, serta akses pasar.

Ekspor durian ini menjadi sinyal kuat bahwa transformasi transmigrasi tidak hanya berhasil menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga mampu mengangkat daya saing produk lokal di pasar global, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Berita Terkait

Kementerian PU Siap Bangun Kembali Jembatan Gantung Sikundo Lebih Tinggi dan Aman
Hutama Karya Salurkan Bantuan Pendidikan, Infrastruktur Lingkungan, dan Sarana Ibadah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara
Antisipasi Karhutla, Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air di Kalsel
Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek
Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono
Mendes Yandri Bersama 10 Asosiasi Desa Akan Kawal Terus Program Koperasi Desa Merah Putih
Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Rawan Kekeringan
Kementerian PU Dukung Status Siaga Darurat, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Cimahi

Berita Terkait

Saturday, 1 August 2026 - 17:42 WIB

Kementerian PU Siap Bangun Kembali Jembatan Gantung Sikundo Lebih Tinggi dan Aman

Friday, 31 July 2026 - 18:13 WIB

Hutama Karya Salurkan Bantuan Pendidikan, Infrastruktur Lingkungan, dan Sarana Ibadah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara

Friday, 31 July 2026 - 16:52 WIB

Antisipasi Karhutla, Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air di Kalsel

Thursday, 30 July 2026 - 13:28 WIB

Lepas TEP 2026, Wamen Viva Yoga Dorong Transmigrasi Berbasis Iptek

Tuesday, 28 July 2026 - 20:05 WIB

Bahlil Dorong Bus Hidrogen, Bakal Dibahas Bersama Pramono

Berita Terbaru