Kementerian PUPR Rehabilitasi 2 Rumah Sakit dan 17 Fasilitas Pendidikan Pascabencana Gempa Bumi di Sulteng

Tuesday, 14 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Di tengah pandemi COVID-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap berkomitmen untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi yang disertai tsunami dan likuifaksi yang terjadi di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018. Selain pembangunan hunian tetap (huntap), Kementerian PUPR juga merehabilitasi fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah dan universitas.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa penanganan pascabencana Sulteng meliputi tahap tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi. “Pendekatannya adalah build back better, tidak sekadar membangun dengan kerentanan yang sama,” ucap Menteri Basuki.

Pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan dilakukan dengan memperhatikan dengan protokol keamanan terkait COVID-19 yakni physical dan social distancing. Rehabilitasi fasilitas kesehatan ini bertujuan untuk memperlancar layanan kesehatan bagi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 di mana dua rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan corona di Sulawesi Tengah.

Dua rumah sakit di Palu yang direhabilitasi Kementerian PUPR yakni RSUD Undata sebanyak 20 bangunan dan RSUD Anutapura sebanyak 22 bangunan. Pada Tahap 1A sebanyak 7 bangunan RSUD Undata dan 8 bangunan RSUD Anutapura sudah selesai ditangani. Pada Tahap 1B sebanyak 13 bangunan lainnya di RSUD Undata dan 14 bangunan RSUD Anutapura akan direhabilitasi. Untuk Tahap 1B Detail Engineering Design (DED) kedua RSUD telah 100%, kontrak untuk RSUD Undata direncanakan pada Akhir April 2020 dan kontrak RSUD Anutapura pertengahan Mei 2020. Secara keseluruhan progres konstruksi rehabilitasi fasilitas kesehatan ini telah mencapai 35%.

Untuk fasilitas pendidikan dasar, pada Tahap 1A Kementerian PUPR melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi sebanyak 16 sekolah yang terdiri dari 1 kelompok belajar, 4 taman kanak-kanak dan raudhatul athfal, 4 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah, dan 7 madrasah tsanawiyah. Sekolah – sekolah ini tersebar di Donggala (4 sekolah), Palu (8 sekolah) dan Sigli (5 sekolah). Saat ini tahap survei, investigasi dan desain (SID) dan DED telah 100% rampung dan rencana kontrak dilakukan pada Mei 2020.

See also  Sentra Ekonomi Baru Bermunculan Berkat Pemanfaatan Dana Desa

Untuk fasilitas pendidikan tinggi, Kementerian PUPR telah merampungkan rehabilitasi dan rekonstruksi 50 bangunan Universitas Tadulako yang mengalami rusak ringan pada Tahap 1A yang dikerjakan saat masa tanggap darurat. Pada Tahap 1B Kementerian PUPR akan merehabilitasi 37 bangunan Universitas Tadulako, sementara pada Tahap 1C sebanyak 55 gedung akan direhabilitasi. Saat ini progres keduanya telah menyelesaikan DED. Secara keseluruhan progres konstruksi rehabilitasi Universitas Tadulako telah mencapai 33,33%.

Selain rehabilitasi, Kementerian PUPR juga membangun 10 gedung serbaguna 2 dua lantai. Setiap gedung memiliki luas tapak 750 m2 dan luas bangunan 1.500 m2 yang terdiri dari 12 kelas. Gedung serbaguna ini dibangun dengan konsep green building dan menggunakan material ramah lingkungan seperti beton precast k-375, baja ringan dan alumunium.

Pada tahap 1 akan dibangun sebanyak 8 gedung serbaguna yang rencana kontraknya dilakukan akhir April 2020. Sementara pada tahap 2 akan dibangun sebanyak 2 gedung serbaguna yang rencana kontraknya dilakukan pertengahan Mei 2020. Saat ini progres keduanya telah menyelesaikan DED.

Di samping fasilitas kesehatan dan pendidikan, Kementerian PUPR juga melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi Gedung BPKP dan Gedung PIP2B Sulawesi Tengah. Ditargetkan kontrak pembangunan Gedung Kantor BPKP yang mengalami rusak berat akan dilakukan pada pertengahan Mei 2020. Sementara kontrak rehabilitasi Gedung PIP2B Sulawesi Tengah akan dilakukan akhir Mei 2020. (*)

Berita Terkait

Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta
Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar
Lewat HK WASH Infra, Hutama Karya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Pengelolaan Air Siap Minum
Hadapi Ancaman El Nino, Menteri PU Perkuat Irigasi dan Amankan Pasokan Air untuk Pangan Nasional
Rest Area KM 99 Kutepat Perkuat Peran Sebagai Ruang Kreatif Komunitas Sumatera Utara
Percepatan Pengadaan Lahan Tol di Sumatra Selatan, Hutama Karya Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Kabupaten
Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya
Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global

Berita Terkait

Sunday, 21 June 2026 - 18:13 WIB

Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta

Sunday, 21 June 2026 - 14:17 WIB

Tinjau Lokasi Bencana Gempa Sulteng, Menteri Dody Prioritaskan Keandalan Infrastruktur Dasar

Saturday, 20 June 2026 - 17:38 WIB

Lewat HK WASH Infra, Hutama Karya Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Melalui Pengelolaan Air Siap Minum

Saturday, 20 June 2026 - 14:29 WIB

Hadapi Ancaman El Nino, Menteri PU Perkuat Irigasi dan Amankan Pasokan Air untuk Pangan Nasional

Friday, 19 June 2026 - 18:34 WIB

Rest Area KM 99 Kutepat Perkuat Peran Sebagai Ruang Kreatif Komunitas Sumatera Utara

Berita Terbaru

foto ist

Energy

Mulai 1 Juli, B50 Meluncur! Ketahanan Energi Nasional

Monday, 22 Jun 2026 - 05:52 WIB

Berita Utama

Gorontalo Apresiasi BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan

Sunday, 21 Jun 2026 - 14:10 WIB

foto ist

Megapolitan

Jakarta Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia 2026

Sunday, 21 Jun 2026 - 13:53 WIB