Mendagri Beri Arahan pada Musrenbang Penyusunan RKPD Provinsi Jawa Barat Tahun 2021

Thursday, 23 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., memberikan arahan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat 2021. Arahan dilakukan melalui video conference pada Rabu (22/04/2020).

“RKPD hanya bisa disusun dengan musyawarah, karena kita tahu meskipun ada desentralisasi tingkat daerah, tapi kita berada pada satu sistem pemerintahan negara, ada pemerintah pusat dan ada pemerintah daerah. Pemerintah Pusat membuat kebijakan-kebijakan umum yang bersifat strategis nasional yang perlu untuk diakomodir oleh pemerintah daerah dalam menyusun RKPD-nya masing-masing, di tingkat provinsi saya kira ini juga menjadi acuan untuk penyusunan RKPD di tingkat daerah, demikan juga jadi berlaku mekanisme top down dan mekanisme buttom up,” kata Mendagri.

Selain menjadi landasan dan acuan sebuah program pembangunan, Musrenbang RKPD mengedepankan musyawarah untuk saling memberikan masukan dalam perencanaan pembangunan, yang diselaraskan dengan karakteristik daerah masing-masing.

“Jadi yang dari atas memberikan kebijakan yang strategis yang bersifat nasional, yang bersifat provinsi sebaliknya juga berlaku bottom up, yaitu dari bawah mengajukan usulan program-program dan kegiatan untuk diakomodir dan diselaraskan dengan kepentingan lokal. Karakteristik yang berbeda-beda di tiap wilayah sehingga dapat diakomodir oleh pemerintahan di atasnya baik provinsi maupun tingkat pusat,” ujarnya.

Berkaitan dengan mekansime itu, ujar Mendagri, diperlukan musyawarah. “Musyawarah ini artinya bargaining (tawar-menawar), negosiasi, Pusat maunya begini, Daerah mintanya begini, sehingga ketemu titiknya. Kira-kira begitulah kita melakukan musyawarah. Saya dalam kapasitas sebagai wakil Pemerintah Pusat tentu menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan strategi Pemerintah Pusat yang kiranya dapat diakomodir oleh daerah sambil juga mendengar masukan yang diwakili oleh Bapak Gubernur nantinya,” tambah Mendagri.

See also  Menteri Azwar Anas Kunker ke Oman, Dukung Peningkatan Kualitas Pelayanan KBRI di Muscat

Sebagai pembina dan pengawas jalannya pemerintahan di daerah, Mendagri juga menitikberatkan agar penyusunan RKPD disusun berdasarkan Lima Program Prioritas Nasional yang menjadi program strategis Presiden Joko Widodo. Ia meminta Provinsi Jawa Barat untuk menyusun program pembangunan dengan memperhatikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, penyederhanaan birokrasi dan regulasi, serta transformasi ekonomi, sebagai sinkronisasi dan harmonisasi program Pemerintah Pusat dengan menyesuaikan dengan kondisi pandemi seperti sekarang ini.

“Itulah kira-kira arah pembangunan ke depan dan untuk itu daerah khususnya Jabar sebelum ada Covid, ini Rencana Kerja Pemerintah adalah meningkatkan industri, pariwisata, investasi berbagai wilayah yang didukung oleh SDM, infrastruktur dan pembangunan berkualitas. Itu tema RKP 2021 sebelum ada Covid-19, tapi kemudian berubah. Jabar menyesuaikan dengan Rencana Kerja Pemerintah 2021, temanya pun singkat, yaitu Peningkatan Daya Saing Daerah, dan ini mewarnai RKPD di Kabupapten/Kota se-Jabar di 2021. Tapi tadi disampaikan oleh Pak Sekda sudah melakukan revisi, yaitu peningkatan daya saing daerah tetap tapi ditambahi dengan pemulihan ekonomi dan tema peningkatan kesehatan masyarakat, ini setelah adanya Covid-19. Pemerintah pun RKP Tahun 2021 rencana kerja pusat 2021 setelah Covid temanya pun berubah ‘Mempercepat Pemulihan Ketahanan Ekonomi dan Kehidupan Masyarakat dengan Fokus pada Industri, Pariwisata, Investasi dan Penguatan Sistem Kesehatan Nasional,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Selamatkan 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi
Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027
Menteri Dody: Bangun Kembali Fasilitas Layanan Publik Flores, Tetap Jaga Kearifan Lokal
Menteri Dody Percepat Pemulihan Dua Jembatan Vital di Flores, Dibangun Lebih Tahan Gempa
Hutama Karya Kerahkan Excavator Bantu Pulihkan Akses Pascagempa di NTT
Banjir Melanda Parigi Moutong, Kementerian PU Gerak Cepat Siagakan Peralatan Penanganan
Di Tengah Tragedi Gaza, Anak TK Bandung Galang Donasi
Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng

Berita Terkait

Sunday, 30 August 2026 - 12:59 WIB

Selamatkan 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi

Sunday, 30 August 2026 - 00:08 WIB

Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027

Friday, 28 August 2026 - 23:33 WIB

Menteri Dody: Bangun Kembali Fasilitas Layanan Publik Flores, Tetap Jaga Kearifan Lokal

Friday, 28 August 2026 - 17:13 WIB

Menteri Dody Percepat Pemulihan Dua Jembatan Vital di Flores, Dibangun Lebih Tahan Gempa

Friday, 28 August 2026 - 15:08 WIB

Hutama Karya Kerahkan Excavator Bantu Pulihkan Akses Pascagempa di NTT

Berita Terbaru

Berita Utama

Luncurkan Festival Duta Desa Gen Z, Mendes: Tajir Melintir dari Desa

Sunday, 30 Aug 2026 - 00:19 WIB

Nasional

Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027

Sunday, 30 Aug 2026 - 00:08 WIB

ilustrasi / foto ist

Olahraga

Morning Run, Gaya Hidup Baru

Saturday, 29 Aug 2026 - 22:46 WIB