Sekjen Kemendagri Ikuti Rapat Koordinasi Pembahasan tentang Exit-Strategy dari Pandemi Covid 19 di Bidang Ekonomi dan Kesehatan

Saturday, 9 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Hudori mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan tentang Exit-Strategy dari Pandemi Covid 19 di Bidang Ekonomi dan Kesehatan. Dalam kesempatan tersebut ia turut didampingi Pelaksana Harian (Plh.) Dirjen Bina Pembangunan Daerah dan Direktur SUPD III Ditjen Bina Bangda.

Rapat yang dilaksanakan melalui video conference pada Jumat (08/05/2020) itu dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan dihadiri oleh Menteri Perindustrian, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Perhubungan, Menteri Parekraf, Menteri Koperasi & UKM, Menkominfo, dan Kepala BNPB

“Dalam rapat, dilakukan pembahasan terkait Exit-Strategy dari Pandemi Covid-19 di Bidang Ekonomi, Untuk menjalankan skema Exit-Strategy yang direncanakan bisa berjalan dengan baik, maka Kemenkes akan menerbitkan SOP Protocol Penanganan Kesehatan Covid-19 yang menjadi pegangan seluruh stakeholder, dan menyiapkan personil untuk membantu gugus tugas baik di darat, udara dan laut,” kata Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori.

Ia juga menambahkan, hal yang menjadi perhatian dalam penyusunan dan penerapan Exit-Strategy ini nantinya adalah penetapan fase dan penentuan timing yang tepat, sehingga tidak menimbulkan masalah baru nantinya.

“Perlu melakukan Prakondisi untuk memberikan informasi kepada publik bahwa betapa berbahayanya dampak ekonomi dan pengangguran akibat dari PSBB ini. Selain itu, permainan kata-kata sangatlah penting, diharapkan tidak menggunakan kata relaksasi, ekonomi, dan kata lain yang cenderung menunjukkan makna yang menimbulkan keliruan di masyarakat,” jelasnya.

Penentuan fase dan timing Exit-Strategy akan dibahas setelah hasil kajian dan dilakukannya pembahasan oleh seluruh Sesmenko dan Sekjen Kementerian/Lembaga terkait.

“Dalam kesempatan tersebut, kami juga menyampaikan bahwa kita harus dapat mengetahui dan memastikan tempat atau daerah mana saja yang masih berisiko tinggi terhadap penularan Covid-19. Selain itu kita juga sudah harus mengetahui rentang usia kelompok populasi mana saja yang rentan tertular. Sehingga dalam penerapan Exit-Strategy nantinya tidak menimbulkan masalah baru,” tutup Hudori.

See also  Kementan Meraih WTP Laporan Keuangan 2020, Program dan Administrasi Telah Tepat

Puspen Kemendagri

Berita Terkait

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
KOWANI Tolak KLB yang Digelar Pihak Mengatasnamakan Organisasi
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN
BULOG Pegang 5,02 Juta Ton Beras, Warga Tak Perlu Panik

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Wednesday, 3 June 2026 - 23:57 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Wednesday, 3 June 2026 - 14:18 WIB

Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila

Wednesday, 3 June 2026 - 14:14 WIB

Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terbaru

Nasional

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Friday, 5 Jun 2026 - 01:49 WIB