Ngotot Datangkan TKA, Luhut Perlu Diingatkan Ada Jutaan Anak Muda Indonesia Masih Nganggur

Monday, 11 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Keinginan pemerintah untuk tetap mendatangkan ratusan tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Konawe, Sulawesi Tenggara patut dipertanyakan.

Padahal, rencana kedatangan 500 TKA yang semula datang bulan Mei 2020 diprotes sejumlah pihak. Namun, melalui Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), pemerintah akan tetap mendatangkan TKA pada bulan Juni besok.

“Jika LBP mengatakan 500 TKA asal China akan tetap masuk ke Indonesia pada bulan Juni-Juli 2020 karena tenaga dan keahlian mereka sangat dibutuhkan, kita semua patut bertanya, tenaga dan keahlian mereka itu seperti apa dan kebutuhannya seperti apa?” kata analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, Senin (11/5).

Hal itu menjadi pertanyaan besar lantaran di Indonesia masih banyak sumber daya manusia yang belum memiliki pekerjaan. Namun di sisi lain, pemerintah justru mengimpor pekerja dari luar negeri.

“Mungkin LBP ini perlu diingatkan bahwa ada jutaan anak muda Ibu pertiwi ini menganggur, ada jutaan buruh di Indonesia di-PHK. Apakah tidak ada di antara mereka untuk memenuhi 500 orang tersebut?” kritiknya.

Jika benar-benar nekat mendatangkan TKA, maka pemerintah sama saja mengabaikan potensi penyebaran virus Covid-19 yang saat ini sedang berusaha ditangkal pemerintah.

“Di saat yang sama LBP sepertinya sangat mengabaikan potensi penyebaran kembali Covid-19 dari negeri tirai bambu itu,” pungkasnya. []

See also  Tembus Fortune Global 500, Ini Cara Pertamina Tekan Emisi Karbon dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan
Konektivitas Mayoritas Pulih, Kementerian PU Kebut Perbaikan Dampak Bencana Sumatera Hingga Pelosok
Menteri PU Targetkan Rancangan Permen Asbuton Rampung 2 Pekan, Dorong Penurunan Impor Aspal
Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat
Mendes Yandri Dorong Bupati Gowa Kembangkan Desa Jadi Destinasi Wisata
Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas IJD di Bali, Dukung Konektivitas Pangan dan Pariwisata
Evaluasi Mudik 2026: Kecelakaan Turun, Infrastruktur Makin Efektif
Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Kementerian PU Siapkan Strategi Mitigasi Terpadu

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 19:55 WIB

Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan

Saturday, 18 April 2026 - 16:34 WIB

Konektivitas Mayoritas Pulih, Kementerian PU Kebut Perbaikan Dampak Bencana Sumatera Hingga Pelosok

Saturday, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Wednesday, 15 April 2026 - 19:41 WIB

Mendes Yandri Dorong Bupati Gowa Kembangkan Desa Jadi Destinasi Wisata

Wednesday, 15 April 2026 - 18:16 WIB

Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas IJD di Bali, Dukung Konektivitas Pangan dan Pariwisata

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan

Saturday, 18 Apr 2026 - 19:55 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Pemprov DKI Targetkan Emisi Turun 50 Persen di 2030

Saturday, 18 Apr 2026 - 18:48 WIB