Konektivitas Mayoritas Pulih, Kementerian PU Kebut Perbaikan Dampak Bencana Sumatera Hingga Pelosok

Saturday, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan bencana di Pulau Sumatera, dengan mayoritas infrastruktur konektivitas kini telah kembali berfungsi dan mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Berdasarkan data, sebanyak 107 ruas jalan dan 43 jembatan terdampak telah kembali fungsional 100%. Pada jaringan jalan daerah, dari total 2.421 ruas jalan terdampak, sebanyak 2.277 ruas jalan (94%) telah kembali dapat dilalui. Sementara itu, 792 jembatan dari total 1.181 unit (67%) telah kembali beroperasi.

Menteri PU Dody Hanggodo memastikan bahwa kondisi jalan dan jembatan nasional di wilayah terdampak secara umum tidak mengalami kendala berarti.

“Kalau jalan dan jembatan nasional tidak ada masalah. Memang ada longsor, tapi dalam hitungan kurang dari 24 jam sudah bisa kita bereskan,” ujar Menteri Dody.

Meski demikian, pemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada sejumlah wilayah yang masih terdampak berat, khususnya di Provinsi aceh yang menghadapi tantangan berupa tingginya curah hujan dan timbunan material lumpur di wilayah hilir.

“Progres di Aceh, masalah utamanya sebenarnya lumpur dan hari ini pun masih hujan. Dengan kondisi seperti ini, pekerjaan harus dipercepat,” ujar Menteri Dody.

Sebagai langkah antisipasi bencana lanjutan, Kementerian PU mulai mempercepat pekerjaan pengendalian sedimen, termasuk pembangunan sabo dam untuk menahan material kayu dan sedimen dari wilayah hulu.

“Saya lihat di jalan nasional ke arah Gayo Luwes masih banyak kayu. Saya takut ini akan turun lagi ke Tamiang. Jadi Kementerian PU mulai mengerjakan pekerjaan sabo dam-nya walaupun belum seharusnya dimulai,” kata Menteri Dody.

Selain itu, Kementerian PU juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan BMKG dalam pelaksanaan modifikasi cuaca, serta mempercepat pembersihan kawasan permukiman melalui program padat karya, khususnya di wilayah terdampak seperti Pidie Jaya dan Aceh Tamiang.

See also  Mendes Yandri Tegaskan Kesejahteraan Desa Indikator Kemajuan Indonesia

Di sektor layanan dasar, pemulihan juga menunjukkan progres signifikan. Dari 176 sistem penyediaan air minum (SPAM) terdampak, sebanyak 165 unit (94%) telah kembali fungsional. Pada penyediaan air baku, pembangunan sumur bor dalam telah mencapai 70 unit (27%), sementara sumur bor dangkal mencapai 34 unit (86%).

Sementara itu, untuk mendukung pemulihan sektor pertanian, Kementerian PU terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dalam percepatan pembersihan lahan sawah dari lumpur serta memastikan jaringan irigasi primer dan sekunder kembali berfungsi.

Kementerian PU juga memastikan pemantauan lapangan dilakukan secara intensif hingga ke wilayah pelosok guna memastikan kebutuhan infrastruktur darurat, seperti jembatan sementara, dapat segera dipenuhi dan tidak menghambat distribusi logistik.

“Saya sudah titip pesan ke PPK untuk sering-sering melakukan pengecekan ke pelosok. Sehingga, kalau ada tempat yang butuh jembatan, bisa segera kita tangani dengan bekerja sama dengan TNI AD agar logistik tidak terganggu,” tegas Menteri Dody.

Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat penanganan bencana secara menyeluruh melalui prinsip build back better, dengan memastikan infrastruktur yang dibangun kembali lebih tangguh serta mampu mendukung pemulihan sosial ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Jalur Pantai Selatan Jawa Tulungagung Tersambung, Hadirkan Akses pada Koridor Wisata Pesisir
Wujudkan Pendidikan yang Berkeadilan, BULD DPD RI Gelar RDPU dengan Mitra Strategis Pendidikan
Dari Kelapa Lahir 4.000 Lapangan Kerja
Menteri PANRB Apresiasi Program ASN Berintegritas KPK untuk Perkuat Nilai Antikorupsi
Hutama Karya dan Unand Resmikan Pustroib, Perkuat Infrastruktur Bawah Tanah Indonesia
Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 00:24 WIB

Jalur Pantai Selatan Jawa Tulungagung Tersambung, Hadirkan Akses pada Koridor Wisata Pesisir

Wednesday, 10 June 2026 - 14:30 WIB

Dari Kelapa Lahir 4.000 Lapangan Kerja

Tuesday, 9 June 2026 - 23:18 WIB

Menteri PANRB Apresiasi Program ASN Berintegritas KPK untuk Perkuat Nilai Antikorupsi

Tuesday, 9 June 2026 - 23:05 WIB

Hutama Karya dan Unand Resmikan Pustroib, Perkuat Infrastruktur Bawah Tanah Indonesia

Monday, 8 June 2026 - 09:20 WIB

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan

Thursday, 11 Jun 2026 - 08:08 WIB

Berita Utama

Di Komisi V, Mendes Yandri Paparkan BUMDesa dan Desa Ekspor

Thursday, 11 Jun 2026 - 00:00 WIB