Cerita M Nuh Pemenang Lelang Motor Jokowi, Mengira Dapat Hadiah, Minta Perlindungan Polisi

Friday, 22 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemenang lelang motor listrik merek Gesits yang ditandatangani Presiden Joko Widodo akhir pekan lalu ternyata bukanlah seorang pengusaha.

M Nuh, pria yang menawar motor tersebut seharga Rp 2,55 miliar dalam lelang di konser Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona, ternyata hanyalah seorang buruh harian lepas.

Adalah Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Santyabudi yang mengungkapkan identitas M Nuh.

Firman mengungkapkan identitas Nuh setelah sempat beredar kabar bahwa polisi menangkap pria yang berasal dari Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi itu.

Kabar penangkapan Nuh itu sebelumnya diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi.

“Iya, lagi ditangani Polresta. Kasusnya lagi ditangani Polresta,” kata Khuswahyudi saat dimintai konfirmasi, Kamis (21/5/2020).

Namun Firman kemudian meralat pernyataan itu. Menurutnya, M Nuh memang sempat dimintai keterangan oleh Polresta Jambi.

Tapi, setelah itu Nuh kembali pulang ke kediamannya tanpa dilakukan penangkapan apalagi penahanan.

Firman menjelaskan, M Nuh yang merupakan seorang buruh harian lepas ternyata tidak mengetahui bahwa yang diikuti dalam acara konser virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Minggu (17/5/2020) lalu itu adalah lelang.

“Jadi memang tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan. Setelah diwawancara, dia ternyata tidak paham acara yang diikuti itu adalah lelang,” tegas Firman melalui pesan singkatnya, Kamis (21/5/2020).

Sebaliknya, M Nuh malah mengira dalam acara itu dirinya menang hadiah.

“Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan (pada polisi),” ungkap jenderal bintang dua itu.

Sosok M Nuh sendiri masih menjadi misteri setelah warga di Kampung Manggis, Kecamatan Pasar, Kota Jambi mengaku tak ada yang mengenal pria tersebut.

See also  Kemenkeu Ajukan Pagu Indikatif Rp48,35 Triliun, Anggaran 2024

Saat awak media menelusurinya, tak ada seorang pun warga yang mengenal sosok pengusaha bernama M Nuh.

Mulai dari Forum RT hingga Camat Pasar Mursidah.

“Itu kami juga bingung, tidak ada yang namanyo M Nuh itu sebagai pengusaha di Kampung Manggis,” kata Mursidah, Kamis (21/5/2020).

Ibrahim Hasan, Ketua RT 20, Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam mengatakan bahwa memang ada seorang warganya bernama M Nuh. Namun, M. Nuh yang dikenalnya hanya seorang buruh.

“Tapi sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh,” tutur Ibrahim.

“Beberapa tadi sudah ada yang tanya saya karena dapat berita itu. Setelah saya cek, fotonya tidak ada, informasi alamat lengkapnya tidak ada, jadi mengambang (tidak jelas) ini siapa. Tapi dia mengatasnamakan orang Kampung Manggis,” timpalnya.

Camat Mursidah juga belum mengetahui siapa sosok M Nuh yang memenangkan lelang motor listrik Jokowi.

“Yang ada M Nuh tukang bangunan. Forum RT tidak tahu. Kalau ada M Nuh yang pengusaha, sampai sekarang juga pemerintah pusat belum menghubungi. Takutnya orang yang nelepon ini main-main,” ujarnya via telepon seluler.

Sementara itu saat dihubungi secara terpisah, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang memimpin lelang motor listrik Jokowi pada akhir pekan lalu itu meminta polisi agar tidak memproses M Nuh.

“Jika benar ada yang ditangkap terkait lelang acara Berbagi Kasih Bersama Bimbo kemarin, agar dilepas karena tidak ada pihak yang dirugikan,” kata Bamsoet kepada wartawan, Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Menurut Bamsoet, tidak ada pihak yang mengerjai proses lelang motor listrik bertandatangan Presiden Jokowi.

Di sisi lain, Bamsoet mengapresiasi pihak kepolisian yang telah mengamankan M Nuh.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Jambi,” ucap Bamsoet.

Sebelumnya, motor listrik ‘Gesits’ yang ditandatangani Presiden Joko Widodo laku dilelang Rp 2,550 miliar dalam acara konser amal penggalangan dana secara virtual, Minggu (17/5/2020).

See also  Jokowi: Upacara HUT ke-79 RI Digelar di IKN dan Istana Jakarta

Uang lelang itu rencananya akan didonasikan untuk warga yang terdampak pandemi virus corona.

M Nuh berhasil memenangkan lelang motor listrik itu setelah menawar sebesar Rp 2,55 miliar.

Angka tersebut mengalahkan tawaran dari politisi PDIP Maruarar Sirait yang menawar Rp 2,2 miliar, dan Warren Tanoe Soedibyo yang menawar sebesar Rp 1,55 miliar.

Ketua KADIN Rosan Roeslani mengatakan motor Gesits itu istimewa karena merupakan motor produksi lokal yang pernah dikendarai Jokowi.

Ia menuturkan 100 persen hasil lelang itu akan diberikan pada masyarakat yang membutuhkan di tengah masa pandemi Corona ini.(*)

Berita Terkait

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia
BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi
HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton
Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional
Tinjau Sekolah Rakyat Mamuju, Menteri Dody Targetkan Pembangunan Tuntas Akhir Agustus
Setelah Empat Tahun Pendampingan, Hutama Karya Serahkan Sentra Kriya Ogan Ilir ke Perajin dan Pemkab
Mendes Yandri Pastikan Proses Pengisian Jabatan di Kemendes PDT Dilakukan Secara Transparan

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 15:32 WIB

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif

Thursday, 6 August 2026 - 15:27 WIB

Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia

Wednesday, 5 August 2026 - 14:44 WIB

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Tuesday, 4 August 2026 - 14:19 WIB

HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton

Monday, 3 August 2026 - 16:39 WIB

Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel

Thursday, 6 Aug 2026 - 16:41 WIB