Mardani minta Jaga Kualitas Pilkada Serentak Desember 2020

Wednesday, 24 June 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mardani Ali Sera Anggota Komisi II DPR RI, / Foto Istimewa

Mardani Ali Sera Anggota Komisi II DPR RI, / Foto Istimewa

DAELPOS.com – Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu, dan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) minta Penyelenggara Pemilu dan Pemerintah untuk menjaga kualitas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak bulan Desember 2020.

“Saya mengingatkan khusus kepada penyelenggara Pemilu dan Pemerintah untuk menjaga Kualitas Pilkada Desember 2020. Jangan mengendorkan dan menurunkan kualitas dengan alasan kondisi Pandemi Covid-19,” kata Mardani di Komplek Senayan, Senin (22/06).

Ketua DPP PKS ini juga menanyakan penundaan jadwal tahapan penyelenggaraan Pemilu dari 17/06/2020 menjadi 22/06/2020, “Saya menyesalkan hal Ini terjadi, jadi dalam kesempatan ini juga pertanyaan kepada pimpinan DPR dan Komisi II, kenapa harus ada penundaaan? Time is running out! Kita mesti tahu, waktu semakin dekat? Menunda waktu berdampak menghambat delivery informasi dan kinerja KPU Daerah sampai tingkat Desa/Kelurahan,” ujar Mardani.

Mardani yang juga Wakil Ketua BKSAP DPR ini juga minta KPU untuk segera membuat mekanisme penyelenggaraan pemilu agar bisa cepat bisa bergerak penyelenggara pemilu tingkat propinsi sampai Desa/kelurahan,“Segera dibuat mekanismenya, saya juga mengusulkan di tunjuk delegasi yang bertanggung jawab membuat keputusan Emergency di tingkat Desa/ kelurahan jika ada kejadian luar biasa misalnya seperti petugas KPPS terkena Covid 19,” katanya.

Selain itu, Anggota DPR asal Dapil Jakarta Timur itu mendorong penyederhanaan prosedur pencairan dana APBN dan APBN untuk Pilkada Serentak 2020, “Masalah Bab pencairan dana juga harus di pikirkan seefisien mungkin, jangan sampai yang di bawah mau gerak tapi terkenda amunisi sehingga lambat, tetap saya mengingatkan untuk menjaga prinsip akuntabilitas dan responsibilitas sebagai kunci utama dalam good governance,” pungkasnya.

See also  Pemerintah Dinilai Sudah Sigap dan Tanggap Atasi Corona

Berita Terkait

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!
Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa
Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa
Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT
Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia
BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi
HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton

Berita Terkait

Saturday, 8 August 2026 - 18:21 WIB

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!

Saturday, 8 August 2026 - 13:51 WIB

Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa

Friday, 7 August 2026 - 20:06 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa

Friday, 7 August 2026 - 13:17 WIB

Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT

Thursday, 6 August 2026 - 15:32 WIB

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif

Berita Terbaru

Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta / foto ist

Megapolitan

Gedung Abdul Muis Terbakar, Data Pajak DKI Aman

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:28 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono / foto ist

Berita Utama

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:21 WIB