daelpos.com – Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, untuk bertemu langsung dengan masyarakat Kampung Nelayan Oesapa yang hingga kini masih terdampak tumpahan minyak di Laut Timor.
Dalam pertemuan tersebut, Menkeu memilih duduk bersama warga dan mendengarkan langsung berbagai keluhan serta aspirasi para nelayan. Mereka mengungkapkan bahwa pencemaran laut telah membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat pesisir.
Tak hanya merusak lingkungan, tumpahan minyak juga memukul aktivitas ekonomi warga yang sebagian besar menggantungkan hidup dari hasil melaut. Kondisi tersebut turut memengaruhi kehidupan sosial masyarakat di Kampung Nelayan Oesapa.
Sebelum bertolak ke NTT, Menkeu Purbaya terlebih dahulu melaporkan rencana kunjungannya kepada Presiden Prabowo. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan salam dan perhatian Presiden kepada masyarakat yang terdampak musibah.
Menkeu menegaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyerap aspirasi masyarakat sebagai dasar penyusunan langkah-langkah penanganan yang lebih komprehensif.
Sesuai arahan Presiden, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna mempercepat penyelesaian persoalan tumpahan minyak yang dihadapi masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
“Seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi bahan tindak lanjut pemerintah agar penanganan dapat dilakukan secara tepat dan menyeluruh,” ujar Menkeu.
Ia berharap upaya pemulihan lingkungan, penyelesaian hak-hak masyarakat terdampak, serta penguatan aktivitas ekonomi di kawasan pesisir dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat yang terdampak musibah diharapkan dapat segera pulih dan terus meningkat.








