Kemendagri, IAP, APKASI, dan APEKSI Melalui Webinar Bahas Rencana Pembangunan Daerah Pasca Covid-19

Wednesday, 15 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dengan antusias, 421 peserta dari berbagai daerah mengikuti Webinar Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) membahas rencana pembangunan daerah pasca pandemic Covid-19. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di wakili oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) Muhammad Hudori di Ruang Rapat Sekjen Gedung A Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (15/07/2020). Sehubungan dengan kegiatan tersebut, rapat juga dihadiri oleh Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Andy Simarmarta dan dihadiri Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Abdullah Azwar Anas serta Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang mewakili APEKSI.

“Saya sudah melihat cukup banyak partisipannya, yaitu 421 orang. Ini luar biasa banyak banget yang mengikuti virtual secara langsung dengan IAP,” kata Hudori.

Ia juga mengakui bahwa untuk pertama kalinya pemerintahan di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia mengalami era Covid-19, wabah meluas ke 216 Negara maupun teritori. Terkait dengan penyakit menular ini, Hudori hanya ingin mengingatkan bahwasannya belum ada yang tahu kapan virus ini akan berakhir karena sampai saat ini pun belum ada vaksin. Namun, tindakan positif yang dapat dilakukan sekarang ialah melalui pengambilan kebijakan yang membantu agar dampak bagi ekonomi tidak semakin suram. Dari Kemendagri sendiri elah mengeluarkan 3 kebijakan melalui Surat Edaran Mendagri, yakni :

Pertama bahwa pendanaan untuk kegiatan gugus tugas percepatan Covid-19 baik di Provinsi maupun Kabupaten/kota yang adalah kepala daerah (Gubernur, Bupati dan Wali kota) semuanya dibebankan pada APBD. Penyediaan anggaran itu untuk penanggulangan darurat bencana alam dengan memanfaatkan saldo anggaran yang tesedia. Di himbau juga untuk dapat memberikan bantuan keuangan kepada pemerintah Kabupaten/kota terutama yang fiskalnya memang sangat rendah.

Kedua pelaksanaan tahapan Pilkada serentak yang sudah ditetapkan Perppu nya menjadi Undang-Undang (UU) dimana Pilkada Serentak 2020 akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

See also  Kemendagri: Pentingnya Bangun Komitmen Perkuat Implementasi Regulasi Kawasan Tanpa Rokok

Ketiga, arah kebijakan pembangunan nasional 2021 dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) nya itu akan mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial.

Selanjutnya, Ia menjelaskan bahwasannya kebijakan akan difokuskan pada pemulihan industri, pariwisata, reformasi kesehatan nasional, sistem perlindungan sosial dan sistem ketahanan bencana. Maka RKP 2021 ini harus norma yang selaras dan seiring dengan RKPD maka tahap musrenbang yang lalu harus juga selaras dengan daerah-daerah.

“teman-teman daerah saya yakin dan percaya sudah menyusun RKPD, Permendagri No.40 Tahun 2020 yaitu untuk pedoman penyusunan RKPD tahun 2021, tahun 2021 ini secara umum ini normanya ada empat hal memuat yang pertama disebut rancangan kerangka ekonomi daerah, kedua prioritas keuangan daerah, rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu satu tahun. Terakhir karena kita belum tahu Covid-19 akan berkahir maka tentu ada kebijakan pendemic Covid-19 di daerah, ini muatan RKPD secara umum walaupun nanti secara detail ada bukunya pak,” jelasnya.

Selain itu, Kemendagri juga ingin masyarakat terlibat langsung sehingga output nya diberikan kepada masyarakat bagaimana hasil pembangunannya sehingga ada kerjasama yang baik antar pemerintah dan masyarakat.

Urgensi partispasi masyarkat di daerah pasca Covid-19. Jadi input ini kan dalam rangka partisipasi ini bagaimana menyiapkan wadah aspirasi masyarkat, kemudian ditampung diakomodir berdasarkan kemampuan Pemda dan ada kolaborasi, kemudian prosesnya dilakukan,” tutupnya.

Berita Terkait

Sambut Arus Balik Lebaran 2025, Menteri Dody Tinjau Jalan Tol Fungsional Gending-Kraksaan-Paiton
Salad Id Bersama Presiden, Wamen Viva Yoga: Idul Fitri Momentum Untuk Membangkitkan Nilai Persatuan, Kekeluargaan, dan Kemanusiaan  
Jelang Lebaran 2025, PT JJC Catat Lonjakan Kendaraan Arah Cikampek Melalui Tol MBZ
Tanpa Kedip, PLN Berhasil Amankan Kelistrikan Salat Id Se-Indonesia
Akses Tol MBZ Menuju Cikampek Dilakukan Buka Tutup
Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Pastikan Infrastruktur Kelistrikan dalam Kondisi Prima
H-2 Lebaran, 27.934 Pemudik Berangkat dari Stasiun Pasar Senen
Menteri PU Tinjau Jalur Pantura Jabar-Jateng, Pastikan Kesiapan Arus Mudik 2025

Berita Terkait

Thursday, 3 April 2025 - 09:27 WIB

Sambut Arus Balik Lebaran 2025, Menteri Dody Tinjau Jalan Tol Fungsional Gending-Kraksaan-Paiton

Thursday, 3 April 2025 - 01:16 WIB

Salad Id Bersama Presiden, Wamen Viva Yoga: Idul Fitri Momentum Untuk Membangkitkan Nilai Persatuan, Kekeluargaan, dan Kemanusiaan  

Tuesday, 1 April 2025 - 22:54 WIB

Tanpa Kedip, PLN Berhasil Amankan Kelistrikan Salat Id Se-Indonesia

Monday, 31 March 2025 - 12:23 WIB

Akses Tol MBZ Menuju Cikampek Dilakukan Buka Tutup

Saturday, 29 March 2025 - 20:47 WIB

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Pastikan Infrastruktur Kelistrikan dalam Kondisi Prima

Berita Terbaru