Mendagri: Keberagaman Adalah Keniscayaan Untuk Bangsa Indonesia

Monday, 17 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menilai perlu upaya moderasi narasi dalam gerakan keagamaan melalui praktik Islam Rahmatan Lil ‘Alamin, sebagai salah satu cara kontra narasi terhadap doktrin takfiri. Hal itu disampaikannya dalam Acara Webinar Launching Buku dengan tema “Pemeliharaan Politik dan Keamanan di Negara yang Majemuk Dalam Konteks Kerukunan Antar Umat Beragama” di Kantor Kemendagri pada Senin, (17/08/2020) yang diselenggarakan oleh Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL).

Menurut Mendagri, dengan narasi-narasi yang kuat, terutama yang didasarkan kepada Al- Quran dan Hadist yang dikumpulkan oleh alumni “Lirboyo” dan dituangkan ke dalam buku dapat menjadi pedoman bagi masyarakat umum. “Ini menjadi salah satu pegangan bagi kita dan juga menjadi pencerahan bagi semua pihak bahwa keberagaman itu adalah keniscayaan untuk bangsa Indonesia ini. Kita harus duduk bersama baik muslim maupun non-muslim,” ujar Mendagri dalam webinar yang juga dihadiri oleh Menko Polhukam Mahfud MD tersebut.

Melalui buku itu, Mendagri berharap masyarakat dapat diberikan pemahaman dan pencerahan dari perspektif yang benar dan proporsional. Untuk itu, Mendagri menyarankan agar hard copy dan soft copy buku itu dapat dibagikan kepada publik secara luas. “Sehingga mereka juga ada pemahaman atau ada penyeimbang,” kata Mendagri.

Kemudian, dalam konteks pandemi Covid-19, Mendagri mengajak agar moderasi pemahaman jihad untuk saat ini bukan hanya dalam rangka menetralisir aksi-aksi kekerasan dan terorisme. “Tapi juga dalam konteks bagaimana kita menghadapi perang menghadapi Covid-19 ini, misalnya penggunaan protokol, penerapan protokol penggunaan masker,” ujar Mendagri.

Lebih lanjut, Mendagri menerangkan, Covid-19 ini berdampak terhadap seluruh sendi kehidupan, termasuk aspek sosial-ekonomi. Karena itu Mendagri menekankan, perlu kebersamaan semua unsur untuk turut terlibat dalam penanganan Covid-19, termasuk tokoh agama atau ulama. Apalagi, budaya di masyarakat menempatkan ulama sebagai tokoh panutan. “Yang menjadi Bapaknya yang patut diikuti. Peran daripada para tokoh ulama ini sangat sangat penting. Untuk itulah mungkin kita perlu juga melakukan jihad, bahkan mungkin Fardhu A’in, yaitu dalam konteks penerapan protokol Covid-19,” kata Mendagri.

See also  Langkah Extra Ordinary yang Pulihkan Lingkungan Sekaligus Perekonomian Masyarakat

Dengan bantuan ulama, diharapkan, setiap warga masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan, di antaranya menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun ataupun hand sanitizer dan juga menjaga jarak. “3 poin itu saja sudah bisa diterapkan sebetulnya kita bisa mengalahkan musuh kita Covid-19 ini, virus ini itu relatif akan melandai sebelum ketemu vaksinnya,” papar Mendagri.

Berita Terkait

Menantang Medan Ekstrem: Strategi Hutama Karya Taklukkan Titik Kritis Longsor Aceh
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Progres Capai 73,33%
Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026
UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional
Hutama Karya Tingkatkan Skema KPBU Bersama Pemerintah guna Akselerasi Pembangunan Nasional
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Jembatan Bokwedi di Pasuruan, Ditargetkan Fungsional Sebelum Nataru
Anies Jadi dewan Penasihat Transformasi Kota Riyadh

Berita Terkait

Tuesday, 19 May 2026 - 19:46 WIB

Menantang Medan Ekstrem: Strategi Hutama Karya Taklukkan Titik Kritis Longsor Aceh

Tuesday, 19 May 2026 - 06:52 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Progres Capai 73,33%

Monday, 18 May 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026

Monday, 18 May 2026 - 21:06 WIB

UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional

Monday, 18 May 2026 - 17:20 WIB

Hutama Karya Tingkatkan Skema KPBU Bersama Pemerintah guna Akselerasi Pembangunan Nasional

Berita Terbaru