Kurangi Risiko Banjir di Kota Kendari : Kementerian PUPR Bangun Kolam Retensi Sungai Wanggu, Selesai November 2020

Friday, 23 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.comi – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari tengah membangun kolam retensi atau waduk pengendali banjir di kawasan Sungai Wanggu Jalan Boulevard Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang kerap banjir saat curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Upaya penanggulangan bencana, termasuk banjir merupakan tanggung jawab kita bersama. Dalam pelaksanaan mitigasi dan pengurangan risiko bencana, penerapan teknologi sangat penting seperti yang sudah dikembangkan Kementerian PUPR misalnya, bendungan pengendali banjir, sabo dam, jembatan bailey, dan rumah tahan gempa,” kata Menteri Basuki

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari Haeruddin C Maddi mengatakan, pembangunan kolam retensi pengendali banjir tersebut dimulai sejak 17 Maret 2020 dan direncanakan akan selesai pada 28 Desember 2020 dengan durasi pelaksanaan 287 hari kalender. Kolam retensi ini berfungsi untuk menampung luapan banjir dari Sungai Wanggu sehingga bisa mengurangi luas genangan banjir pada DAS Wanggu ketika hujan turun dengan intensitas diatas Q25 serta bersamaan dengan naiknya permukaan air laut.

“Progres pembangunan kolam retensi pengendali banjir saat ini mencapai 87,53 persen. Kami berupaya penyelesaian pekerjaannya pun dipercepat menjadi November 2020,” terangnya saat meninjau pembangunan Kolam Retensi Sungai Wanggu, Kamis (22/10/2020)

Sementara Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menuturkan, Kota Kendari mirip dengan Jakarta yang memiliki Sungai Ciliwung, dibelah oleh Sungai Wanggu sebagai sungai utama yang membentang dari hulu sampai hilir.

“Tak hanya Kendari, sebagian besar kota-kota di Indonesia sebagian besar memiliki masalah yang sama, yakni banjir. Karena itu, kami membangun sistem pengendali banjir dengan mengadopsi sistem hulu – hilir yang sudah diterapkan di Sungai Citarum dan Sungai Ciliwung” ujarnya.

See also  Dilaksanakan Kembali Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jakarta-Tangerang

Endra melanjutkan, pembangunan sistem pengendali banjir ini dilakukan secara menyeluruh. Di bagian hulu, akan dibangun enam check dam yang pekerjaannya dimulai pada 2021 mendatang.

“Check dam ini berfungsi sebagai pereduksi kecepatan banjir, dan penghalau sedimentasi agar laut tidak terjadi pendangkalan. Di bagian tengah akan dibangun Kolam Retensi Baruga, sedangkan di hilir akan dilengkapi tanggul sungai hingga muara,” terang Endra.

Haeruddin menambahkan, “Saat ini, rencana Kolam Retensi Baruga baru pada tahap detail engineering design (DED). Waduk ini dirancang dengan luas genangan 75 hektar dengan volume tampungan 2,5 juta meter kubik”.

Pembangunan kolam retensi Sungai Wanggu pekerjaannya terbagi menjadi dua bagian yaitu, kolam retensi hulu dan hilir.

Kolam retensi hulu dibangun diatas lahan 3 hektar dengan volume tampungan 150 ribu m3, kolam retensi ini dibangun dengan konsep natural yang berbasis ramah lingkungan, memiliki tanggul keliling berelevasi 5 meter dengan rumput gebalan dan bangunan Inlet-outlet pasangan batu kosong.

Sementara untuk kolam retensi hilir dibangun seluas 5,9 hektar dengan daya tampung 177 ribu m3 dengan konstruksi pasangan batu dan beton bertulang. Kolam retensi ini nantinya juga berpotensi menjadi lokasi wisata baru karena berfungsi juga sebagai ruang terbuka publik saat musim kering. Fasilitas yang tersedia antara jogging track dan teater terbuka.(*)

Berita Terkait

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor
Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 09:46 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Berita Terbaru

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani.

Ekonomi - Bisnis

Indonesia Gaet Komitmen Investasi Rp6,3 Triliun di IIF 2026 London

Saturday, 7 Nov 2026 - 00:53 WIB