Pelaksanaan Padat Karya Penanaman Mangrove: Masyarakat Senang, Lingkungan Tetap Terjaga

Monday, 16 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam rangka membantu monitoring pelaksanaan salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasioanl (PEN) di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, yaitu Program Padat Karya Penanaman Mangrove (PKPM) Tahun 2020, Tim Staf Khusus Menteri (SKM) dan Tenaga Ahli Menteri (TAM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali pada tanggal 11 – 14 November 2020. Tim SKM diwakili oleh Kelik Wirawan W dan TAM diwakili oleh Pramu Risanto, Djoko Widardjo, Nur Achmad S. dan Yuliarto Joko P.

PKPM di Provinsi Bali dilaksanakan oleh Unit Pelaksanaan Teknis Balai Pengelolaan Derah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (UPT BPDASHL) Unda Anyar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat serta mengembalikan fungsi ekosistem mangrove dalam pencegahan perubahan iklim dan ekowisata. Kepala BPDASHL Unda Anyar, Titik Wurdiningsih, menjelaskan bahwa total luas penanaman mangrove dalam rangka program PEN di wilayah kerjanya seluas 100 Ha yang tersebar di 4 Kabupaten/Kota (Badung, Jembrana, Buleleng dan Denpasar) dan dikerjakan oleh 12 kelompok masyarakat dengan melibatkan 547 orang. Program ini berlangsung selama 3 bulan, dari bulan Oktober sampai Desember 2020.

Tim Kunker berkesempatan mengunjungi Mangrove Information Center dan 2 kelompok masyarakat pelaksana di Tahura I Gusti Ngurah Rai, yaitu di Desa Pemogan (KUB Segara Batu Lumbang) dan Jimbaran (KN Ersanya Gaing-Gaingan) pada tanggal 12 November 2020.

“Mangrove Information Center (MIC) ini dapat dijadikan sebagai lokasi percontohan bagaimana ekosistem mangrove dapat dikelola tidak hanya untuk perlindungan ekosistem namun juga untuk kepentingan wisata dan edukasi,” jelas Yuliarto ketika mengunjungi MIC yang berada di jalan by pass Ngurah Rai.

Selanjutnya, tim kunjungan kerja mengunjungi 2 kelompok masyarakat. Jenis mangrove yang akan ditanam di kedua lokasi tersebut adalah Rhizopora sp dengan jumlah sekitar 75.000 batang. Progres penanaman saat ini 75 persen.

See also  Punya Panorama Pegunungan, Sekolah Rakyat Bogor Siap Jadi Kawasan Pendidikan Modern

“Program ini sudah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil diskusi dengan masyarakat, mereka menyatakan senang dan bersyukur ada program PKPM sebab selain ikut melestarikan lingkungan hidup, mereka juga mendapatkan upah di tengah pandemi yang berdampak juga ke perekonomian mereka. Tim pelaksana hendaknya mengupayakan agar penanaman mangrove dan pendistribusian dana bisa tepat waktu, dan ke depan agar terus memantau pertumbuhan tanaman, sehingga dapat berkelanjutan,” ujar Kelik Wirawan.

Selain itu, Nur Achmad dan Djoko Widardjo juga menyarankan agar masyarakat dibantu dalam mengidentifikasi zona pemanfaatannya dan melaporkan ke direktorat jenderal terkait, sehingga ada legalitas atau dasar hukum yang kuat untuk mengelola wisata di lokasi tersebut. Harapannya, bila wisata sudah berjalan, maka lokasi mangrove ini dapat dikembangkan menjadi salah satu wisata premium di Provinsi Bali.

“Kegiatan ini perlu ditindaklanjuti dengan selalu melibatkan generasi muda dan melakukan sosialisasi terus menerus mulai dari tingkat TK/Paud hingga Perguruan Tinggi. Ayo Tanam Mangrove untuk Masa Depan!” pungkas Pramu Ristanto.

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas
Hutama Karya Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah dan Tanam Mangrove di Pesisir Marunda
Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung
Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang
HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain
Salurkan Air Minum di Tengah Kekeringan, Kementerian PU Beri Bantuan ke Desa Terdampak di Kabupaten Banjar
Peringati Hari Anak Nasional, Hutama Karya dan Yayasan KAKAK Perkuat Perlindungan Anak di Karanganyar
Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 19:59 WIB

Kementerian PU Tangani Jalan Lingkar Krayan Untuk Dorong Aksesibilitas

Tuesday, 28 July 2026 - 17:02 WIB

Hutama Karya Serahkan Kendaraan Pengangkut Sampah dan Tanam Mangrove di Pesisir Marunda

Tuesday, 28 July 2026 - 12:16 WIB

Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung

Sunday, 26 July 2026 - 01:23 WIB

Melalui IJD, Warga Aceh Tenggara Kini Lebih Nyaman Ambil Hasil Panen di Ladang

Saturday, 25 July 2026 - 17:08 WIB

HAN 2026 di LRT Jakarta, Anak Belajar Naik Transportasi Umum Sambil Bermain

Berita Terbaru

News

Purbaya Soal Bursa Gubernur BI: Saya Ikuti Arahan Presiden

Wednesday, 29 Jul 2026 - 12:58 WIB

News

DPD RI Desak Penertiban ODOL untuk Jaga Kualitas Jalan Daerah

Wednesday, 29 Jul 2026 - 08:23 WIB

Berita Terbaru

Kementerian PU Terus Perkuat Infrastruktur KSPEAN Wanam Merauke

Wednesday, 29 Jul 2026 - 00:01 WIB