Mendagri Harap BPD bisa Jadi Mesin Pelancar Ekonomi

Tuesday, 8 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap Bank Pembangunan Daerah (BPD) bisa jadi mesin pelancar ekonomi. Hal itu disampaikannya dalam Acara Penandatanganan Pernyataan Bersama Penguatan BPD yang dilanjutkan dengan Penandatanganan Komitmen BPD tentang Akselerasi Transformasi BPD, penerapan tata kelola yang baik dan peningkatan efektivitas penerapan program anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme (APU-PPT) di Kantor PPATK, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/20).

“BPD ini kita harapkan selain bisa mendapatkan keuntungan, sehingga bisa menjadi bagian dari APBD mandiri, yang kedua bisa memperlancar ekonomi, punya jaringan, mengerti sumber daya, berhubungan langsung dengan masyarakat, jadi punya kekhususan,” kata Mendagri Tito.

BPD juga diharapkan dapat menyerap potensi yang ada, sehingga tidak malah menjadi beban Pemda.

“Jadi yang kita harapkan BPD ini menjadi motor dan mendorong pembiayaan kapasitas fiskal daerah, jangan terbalik, malah jadi beban pemerintah daerah, apalagi mengharapkan hanya sebagai penampungan transfer dari pusat, terbalik jadinya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Mendagri Tito menekankan pentingnya kebersamaan dengan Pemda untuk bergerak memunculkan BPD yang sehat dan berintegritas. “Artinya tidak ada konspirasi, terutama kerawanan ini adalah kepala daerah dan direksi yang membuat kesehatan BPD-nya terganggu,” kata Mendagri.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah, BPD harus dikelola secara profesional untuk menunjang kemandirian daerah. Dengan BPD yang sehat dan dikelola secara profesional, diharapkan mampu mendorong kelancaran perekonomian di daerah.

See also  Tanker Raksasa PERTAMINA PRIDE Siap Salurkan Energi Nasional

Berita Terkait

Berkunjung ke SDN Pulubala, Wamen Viva Yoga: Kementrans Memiliki Berbagai Program di Kawasan Transmigrasi
Mendes Yandri Dorong Produktivitas Lahan di Majene Jadi Desa Tematik
Anggota DPD RI DIY Yashinta Sekarwangi Mega Soroti Dampak Pemangkasan Dana Desa Bagi Warga
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp 491,63 Triliun per Februari 2026
Wamenkeu Juda Paparkan 4 Pilar Penerimaan Negara Hadapi 2026
Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa
Evaluasi Mudik 2026, Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Kementerian PU

Berita Terkait

Thursday, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Mendes Yandri Dorong Produktivitas Lahan di Majene Jadi Desa Tematik

Thursday, 9 April 2026 - 07:03 WIB

Anggota DPD RI DIY Yashinta Sekarwangi Mega Soroti Dampak Pemangkasan Dana Desa Bagi Warga

Thursday, 9 April 2026 - 06:59 WIB

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Wednesday, 8 April 2026 - 17:32 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp 491,63 Triliun per Februari 2026

Wednesday, 8 April 2026 - 17:28 WIB

Wamenkeu Juda Paparkan 4 Pilar Penerimaan Negara Hadapi 2026

Berita Terbaru

Nasional

HKI Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Program CLEAN di Jaktim

Friday, 10 Apr 2026 - 13:38 WIB