Pertamina Siapkan Terminal BBM Sambu Jadi Trading Hub di Asia Tenggara

Friday, 11 December 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok Pertamina

Foto: Dok Pertamina

DAELPOS.com – Kabar menggembirakan di usia ke-63 Tahun, Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) milik PT Pertamina (Persero) di Pulau Sambu, Kepulauan Riau, telah siap menjadi trading hub di kawasan Asia Tenggara. TBBM Pulau Sambu ini adalah fuel terminal milik Pertamina yang pertama kali mendapatkan status Pusat Logistik Berikat (PLB).

Kesiapan tersebut ditandai dengan Peresmian Pusat Logistik Berikat (PLB) dan Penjualan Low Sulphur Fuel Oil (LSFO) Perdana ke Selat Singapura dari TBBM Pulau Sambu di Pulau Sambu, Kepulauan Riau, Jumat (11/12/2020).

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke WIdyawati secara virtual, CEO Freepoint Commodities Holdings LLC, CEO Freepoint Commodities Pte. Ltd, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe B Batam, KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, dan GM Pelindo II Batam.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan peresmian PLB dan penjualan LSFO perdana ke Selat Singapura dari TBBM Pulau Sambu ini, menandai utilisasi TBBM Pulau Sambu sebagai independent storage provider dan memperluas peran dan keterlibatan Pertamina di kancah international energy market.

“Pulau indah nan strategis yang bisa kita kelola dan manfaatkan sebagai Storage Provider di Selat Singapura ini. Ini melupakan jalur trade flow product minyak untuk menjadi salah satu trading hub di kawangan Asia Tenggara,” katanya.

Nicke menambahkan bahwa Pertamina telah menggandeng Freepoint Commodities Singapore Pte. Ltd. (FPC) dalam kerjasama pengembangan dan utilisasi TBBM Sambu. Bentuk kerja sama bisnis adalah FPC melakukan upgrading TBBM Pulau Sambu dan menyewa terminal setelah selesainya upgrading.

“Pertamina telah menyetujui skema partnership business model, agar dapat memberikan potential value yang lebih tinggi, seperti meningkatkan utilisasi TBBM Sambu, mengembalikan nilai capex sebesar USD 103 juta dengan menyewakan storage dan menyediakan pelayanan terminal, menyerap dan mempelajari international best practice pada operation and safety,” imbuhnya.

See also  Keberhasilan Melawan Pandemi COVID-19, Dokter Reisa: Kebersamaan

Untuk menjadi independent storage provider serta memanfaatkan TBBM Pulau Sambu sebagai trading hub, Pertamina telah mendapatkan izin sebagai penyelenggara PLB sekaligus pengusaha logistik berikat dengan izin dari Kantor Bea & Cukai Departemen Keuangan sejak telah diaktifkan statusnya sejak 9 November 2020.

Berita Terkait

Jalan Nasional Padang–Solok Kembali Normal, Kementerian PU Lanjutkan Penanganan Pascabanjir Bandang
DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial
Dukung Penanganan Karhutla di Berau, Kementerian PU Kerahkan Peralatan dan Pasokan Air
Pertamina Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026
Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026
BNI dan Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan dan Perpajakan Digital bagi UMKM
Wamen Todotua Resmikan Bioethanol Development Center di Lampung
Tandatangani SKB 3 Menteri, Mendes Yandri Dorong Perempuan Jadi Subjek Pembangunan

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:18 WIB

Jalan Nasional Padang–Solok Kembali Normal, Kementerian PU Lanjutkan Penanganan Pascabanjir Bandang

Monday, 21 September 2026 - 18:27 WIB

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 September 2026 - 18:01 WIB

Dukung Penanganan Karhutla di Berau, Kementerian PU Kerahkan Peralatan dan Pasokan Air

Saturday, 19 September 2026 - 22:05 WIB

Pertamina Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026

Friday, 18 September 2026 - 17:01 WIB

Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026

Berita Terbaru