Gus Menteri Ingin Kabupaten Paniai Papua Bisa Lepas Dari Status Daerah Tertinggal

Thursday, 28 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan Bupati Paniai, Provinsi Papua, Meki Nawipa di kantor Kemendes PDTT pada Kamis (28/1).

Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan Bupati Paniai, Provinsi Papua, Meki Nawipa di kantor Kemendes PDTT pada Kamis (28/1).

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan Bupati Paniai, Provinsi Papua, Meki Nawipa di kantor Kemendes PDTT pada Kamis (28/1).

Dalam kunjungan ini, Bupati Meki Nawipa meminta arahan dan petunjuk kepada Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri ini agar Kabupaten Paniai bisa lepas dari statusnya sebagai salah satu daerah tertinggal.

“Paniai ditetapkan sebagai kabupaten tertinggal ditahun 2020-2024 sesuai Perpres no.63 tahun 2020 tentang penetapan daerah tertinggal. kita ditetapkan daerah tertinggal karena banyak sekali yang kurang. Karena itu, kita berharap ada arahan dan pentunjuk agar daerah kami bisa menjadi lebih baik,” katanya.

Meki menjelaskan bahwa Paniai berada dititik sentra di sisi barat pegunungan tengah dan menjadi penghubung ke berbagai daerah. Selain itu, Kabupaten Paniai juga memiliki bandara Enaro dan RSUD yang menjadi pendukung bagi 4 kabupaten lain disekitarnya.

“Oleh karena itu, sebagai kabupaten tertinggal ini, kami sangat membutuhkan banyak hal untuk perubahan didaerah kami,” katanya.

Lebih lanjut, dalam pertemuan dengan Gus Menteri ini, Meki menginginkan daerahnya bisa menjadi sebagai daerah percontohan atau model dari Penanganan Terpadu dari Kemendes PDTT dari aspek Desa Terpadu, Investasi Desa, Transmigrasi Lokal Papua, Penanganan Daerah Tertinggal dan Pelatihan Masyarakat Desa.

“Kami ingin daerah kami jadi percontohan atau model dari Kemendes PDTT seperti model transmigrasi lokal agar yang orang asli sini bisa tertata, kalau itu bisa ditata mungkin akan ada perubahan. Karena yang saya tahu, transmigrasi itu dari luar daerah,” katanya.

Tidak hanya itu saja, Meki berharap adanya bantuan asistensi penanganan desa atau kampung terpadu di 1-2 kampung sebagai kampung percontohan dari berbagai Kementerian dengan dukungan usaha investasi dariswasta. Selain itu, Meki juga menginginkan adanya program Ekonomi Hijau dari Inggris dan TEKAD (Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu) yang dibiayai IFAD-PBB dapat masuk ke Paniai.

See also  Kementerian PUPR Siapkan Langkah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Banjir dan Longsor di Lebak Banten

“Kalau dari sisi Daerah Tertinggal, kami berharap ada peningkatan DAK Transportasi Perdesaan karena kami masih membutuhkan jembatan gantung. Apalagi, kami ingin agar Kabupaten Paniai dapat dijadikan kampung wisata di sekitar Danau Paniai.

Dalam menanggapi Meki, Gus menteri yang didampingi Dirjen Pengembangan ekonomi dan investasi desa, daerah tertinggal dan Transmigrasi Harlina sulistyorini dan Dirjen Pembangunan dan pengembangan Kawasan Transmigrasi Aisyah Gamawati menyampaikan bahwa Kemendes PDTT akan segera menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan sejumlah stakeholder agar Kabupaten Paniai bisa segera berkembang atau lepas dari status ketertinggalannya tersebut.

“Kita akan berupaya keras agar semua program-program yang ada di Kemendes PDTT terdapat model yang bisa menyelesaikan 1 atau 2 kampung terlebih dahulu, selain itu juga bisa terintegrasi dan nantinya bisa disinergikan dengan kementerian lainnya. Seperti masalah akses jalan, nantinya kita akan melakukan komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Kami berharap, permasalahan di Kabupaten Paniai bisa segera terselesaikan dengan cepat,” katanya.

Berita Terkait

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses
Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara
Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa
Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 20:52 WIB

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Friday, 18 September 2026 - 11:31 WIB

Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Friday, 18 September 2026 - 10:47 WIB

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih

Wednesday, 16 September 2026 - 23:30 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses

Wednesday, 16 September 2026 - 17:18 WIB

Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara

Berita Terbaru

Foto Dok Astra

Berita Terbaru

Astra Raih Dua Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026

Friday, 18 Sep 2026 - 17:01 WIB

foto istimewa

Berita Utama

BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Friday, 18 Sep 2026 - 15:44 WIB