Yordania Kecam Israel Adakan Perayaan Kaum Yahudi di Masjid Al-Aqsa

Monday, 1 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ilustrasi / Ist

foto Ilustrasi / Ist

DAELPOS.com – Pejabat Yordania mengecam keputusan pemerintah Israel yang mengizinkan 230 orang Yahudi radikal untuk masuk ke Masjid Al-Aqsa pada Minggu (28/2). 

Seperti dilansir dari ArabNews, Kaum radikal sedang merayakan festival Yahudi Purim dan telah menelepon sehari sebelumnya untuk mengadakan perayaan “karnaval” pada liburan ini, yang sering dirayakan orang-orang Yahudi dengan mengenakan kostum dan pakaian serta topeng warna-warni. 

Yang lainnya difilmkan saat mabuk dan mengacungkan botol anggur di luar salah satu gerbang Masjid.

Daifallah Al-Fayez, juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, mengatakan bahwa polisi Israel mengizinkan ratusan kelompok radikal masuk ke Masjid Al-Aqsa tanpa koordinasi dengan pejabat Wakaf Yordania.

Juru bicara Yordania menyebut tindakan Israel sebagai ‘pelanggaran berat’ dari status quo sejarah dan hukum, serta pelanggaran hukum Internasional dan komitmen yang dibuat oleh Israel.

Al-Fayez menekankan, bahwa departemen Wakaf Yerusalem adalah satu-satunya pihak legal yang bertanggung jawab atas pengelolaan Masjid Al-Aqsa, termasuk memutuskan siapa yang boleh masuk.

Al-Fayez mengatakan, bahwa Israel harus menghormati status quo dan otoritas para pejabat wakaf yang bermarkas di Yerusalem. 

Tindakan Israel dilakukan pada saat media negara mengklaim bahwa Menteri Pertahanan Israel, Jenderal Benny Gantz mengadakan pertemuan tanpa pemberitahuan kepada Raja Yordania pada Jumat (26/2) lalu. 

Yordania sendiri belum mengomentari masalah ini dan media Yordania relatif diam, kecuali untuk beberapa platform yang menerbitkan ulang laporan media Israel.

Gantz, pemimpin partai Biru dan Putih, dilaporkan sebelumnya mengatakan kepada anggota partainya, bahwa dia sedang melakukan pertemuan rahasia dengan pejabat tinggi Yordania. 

Gantz secara terbuka mengkritik Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu karena gagal meningkatkan hubungan dengan Yordania.

“Saya pikir hubungan kami dengan Jordan bisa 1.000 kali lebih baik. Sayangnya, Netanyahu adalah sosok yang tidak diinginkan di Yordania, dan kehadirannya merugikan hubungan kedua negara,” kata Gantz.

See also  Akses Tol MBZ Menuju Cikampek Dilakukan Buka Tutup

Raja Yordania tidak senang dengan cara Israel melanggar pemahaman yang dicapai di Amman pada tahun 2014 di hadapan Menteri Luar Negeri AS saat itu, John Kerry, Netanyahu dan Raja Yordania, di mana mereka telah setuju bahwa Masjid Al-Aqsa diperuntukkan bagi Muslim untuk berdoa (shalat), sementara bagi orang lain hanya untuk berkunjung.

Berita Terkait

OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal untuk Jaga Kepercayaan Investor
Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN
Kementerian PU Targetkan Rehab Rekon Infrastruktur Layanan Dasar di Aceh Tamiang Rampung Akhir Tahun
Iftitah Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi, Kepastian Hukum untuk Rakyat Jadi Prioritas
Belajar dari Wuchen, Kementrans Dorong Wisata Berbasis Budaya di Kawasan Transmigrasi
Kementerian PU Pulihkan Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh
Kementerian PU Tangani 137 Prasarana Peribadatan Pascabencana Aceh
Pemerintah Perluas Penjualan Obat di Koperasi Merah Putih, Target 10.000 Gerai

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 20:50 WIB

OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal untuk Jaga Kepercayaan Investor

Wednesday, 21 October 2026 - 09:09 WIB

Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN

Tuesday, 20 October 2026 - 05:56 WIB

Kementerian PU Targetkan Rehab Rekon Infrastruktur Layanan Dasar di Aceh Tamiang Rampung Akhir Tahun

Tuesday, 20 October 2026 - 05:53 WIB

Iftitah Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi, Kepastian Hukum untuk Rakyat Jadi Prioritas

Monday, 19 October 2026 - 13:10 WIB

Belajar dari Wuchen, Kementrans Dorong Wisata Berbasis Budaya di Kawasan Transmigrasi

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 Oct 2026 - 22:19 WIB

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 Oct 2026 - 21:05 WIB

Ekonomi - Bisnis

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:52 WIB