Hadapi Pembelajaran Tatap Muka, FAN Ajak Siswa Indonesia Taat Protokol Kesehatan

Friday, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Forum Anak Nasional (FAN) menyambut baik pembelajaran tatap muka yang mulai berlangsung di berbagai sekolah di Indonesia. FAN mengajak siswa di seluruh Indonesia tetap patuh menerapkan protokol kesehatan selama proses pembelajaran di sekolah berlangsung.

“Kami senang jika pembelajaran tatap muka dapat berlangsung kembali. Dengan pembelajaran tatap muka saat ini meskipun masih terbatas, membuat semangat belajar kami semakin meningkat,” ujar Ketua Pengurus FAN Nasional, Muhammad Aqsha Dewantoro.

Aqsha yang juga siswa SMAN 4 Kendari mengungkapkan selama pembelajaran online, mereka menghadapi berbagai kesulitan, seperti jaringan internet yang kadang bermasalah, kemampuan menyerap pelajaran yang menurun, kesempatan bermain dengan sesama siswa sekolah menjadi sulit, mengenal teman-teman baru hanya lewat online, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, Aqsha mengharapkan seluruh siswa dapat melaksanakan protokol kesehatan selama di sekolah agar kasus Covid-19 tidak meningkat setelah pembelajaran tatap muka berlangsung. Protokol kesehatan itu adalah rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, tidak makan di sekolah, tidak kumpul-kumpul dengan teman sekolah, dan tidak saling meminjamkan barang/peralatan sekolah.

“Kami tidak ingin sekolah menjadi klaster baru akibat berlangsungnya pembelajaran tatap muka. Kita jaga Prokes ya, teman-teman,” ungkap Aqsha.

Aqsha menambahkan FAN berterima kasih kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga yang tidak berhenti mengingatkan agar pembelajaran tatap muka harus aman bagi anak agar tidak terpapar Covid-19.

“Pesan dari Ibu Menteri akan kami sebarkan ke semua teman-teman FAN,” tambah Aqsha.

Lebih lanjut, Aqsha mengatakan pembelajaran online yang berlangsung lebih satu tahun juga menantang anak-anak Indonesia untuk tetap kreatif meski di rumah.

“Pandemi tidak menjadi penghalang untuk tetap beraktivitas justru pandemi ini bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih positif, seperti bermain bersama keluarga, membaca buku,” katanya.

See also  Pertamina Peduli Bagi Bantuan ke Lokasi Banjir Bandang dan Longsor Sukabumi

Forum Anak Nasional adalah organisasi anak di bawah pembinaan Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), bertujuan untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak. Saat ini FAN sudah tersebar mulai dari jenjang Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota, hingga Provinsi.

Berita Terkait

Mendes Yandri Dorong Produktivitas Lahan di Majene Jadi Desa Tematik
Anggota DPD RI DIY Yashinta Sekarwangi Mega Soroti Dampak Pemangkasan Dana Desa Bagi Warga
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp 491,63 Triliun per Februari 2026
Wamenkeu Juda Paparkan 4 Pilar Penerimaan Negara Hadapi 2026
Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa
Evaluasi Mudik 2026, Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Kementerian PU
BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Hingga Akhir 2026

Berita Terkait

Thursday, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Mendes Yandri Dorong Produktivitas Lahan di Majene Jadi Desa Tematik

Thursday, 9 April 2026 - 07:03 WIB

Anggota DPD RI DIY Yashinta Sekarwangi Mega Soroti Dampak Pemangkasan Dana Desa Bagi Warga

Thursday, 9 April 2026 - 06:59 WIB

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Wednesday, 8 April 2026 - 17:32 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp 491,63 Triliun per Februari 2026

Wednesday, 8 April 2026 - 17:28 WIB

Wamenkeu Juda Paparkan 4 Pilar Penerimaan Negara Hadapi 2026

Berita Terbaru