BBKSDA Jabar Melepasliarkan Dua Pasang Elang Ular Bido Di TWA Gunung Papandayan, Garut

Saturday, 11 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Konservasi Keanekaragaan Hayati (KKH) Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat bersama Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, General Manager PT. Pertamina Geothermal Energy,  Perkumpulan Raptor Indonesia (RAIN), Dinas Lingkungan Hidup Kab. Garut, Perhutani KPH Garut, Star Energy Geothermal Darajat II Limited, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, dan Forkompimcam Pasirwangi, Kab. Garut melepasliarkan 1 (satu) pasang Elang Ular Bido (Spilornis cheela), yaitu Surmi dan Miu pada hari Kamis, 9 September 2021, dan akan dilanjutkan pelepasliaran 1 (satu) pasang Elang Ular Bido (Spilornis cheela) di Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, pada Kamis, 16 September 2021 mendatang.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III BBKSDA Jawa Barat, Andi Witria Rudianto menyatakan bahwa Elang Ular Bido (Spilornis cheela), merupakan burung yang dilindungi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi.

Andi mengungkapkan bahwa satwa ini  merupakan satwa hasil serahan masyarakat ke BBKSDA Jawa Barat dan BBKSDA Jawa Timur yang dititiprawatkan dan direhabilitasi di Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK), sebuah Program Kerjasama antara BBKSDA Jawa Barat, PT. Pertamina Geothermal Energy, dan Perkumpulan Raptor Indonesia (RAIN).

“Sebelum dilepasliarkan, satwa tersebut telah melalui proses rehabilitasi sejak tahun 2019, dan sebelum dilepasliarkan telah dilakukan pengecekan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan penilaian perilaku oleh tim dokter hewan dan telah dilakukan proses habituasi selama seminggu, untuk selanjutnya layak dilepasliarkan di habitat aslinya. Pun demikian juga lokasi pelepasliaran telah dilakukan serangkaian assesment, sehingga daya dukung habitat mampu mendukung keberadaan satwa yang akan dilepasliarkan dengan hidup selayaknya,” ujar Andi.

See also  Gandeng Blibli.com, Kementerian Koperasi dan UKM Luncurkan KUMKM Hub

Dikatakan Andi, kegiatan pelepasliaran ini adalah dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2021, sekaligus menjadi sarana edukasi dan publikasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, pelestarian satwa, dan daya dukung kawasan konservasi sebagai habitat satwa yang merupakan implementasi dari program Kementerian LHK “Living in Harmony with Nature: Melestarikan Satwa Liar Milik Negara”.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager PT.Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang, Dradjat Budi Hartanto, menegaskan komitmen perusahaannya dalam Program Rehabilitasi dan Pelestarian Elang, ”Sejak tahun 2014, kerjasama yang telah berlangsung, hingga kini telah melepasliarkan elang sebanyak 75 ekor, sebuah capaian yang luar biasa, dan diantara kegiatan pelepasliaran elang ini mendapat kehormatan sebanyak 2 (dua) kali dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo” ujar Dradjat.

Sementara itu, mewakili Bupati Garut, Kepala Bagian Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Engkus Kusmayadi mengungkapkan rasa bangga dan mendukung serta mengapresiasi pelepasliaran tersebut dilaksanakan di wilayah Garut. Kebanggaan tersebut kiranya tidak berlebihan karena di Garut salah satu kabupaten di Jawa Barat yang di dalamnya terdapat Program Pelestarian Elang unggulan di Indonesia melalui PKEK berkat dukungan Balai Besar KSDA Jawa barat, PT. Geothermal Energy dan RAIN Indonesia.

“Ke depan, harapannya bahwa masyarakat Garut lebih dapat teredukasi dan meningkat kesadartahuannya akan kelestarian lingkungan dan konservasi terutama elang, disamping tentu program  kesejahteraan masyarakat, melalui program-program lainnya,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Direktorat KKH, Ichwan berpesan agar upaya pelestarian satwa liar baik in-situ maupun ex-situ melalui Lembaga Konservasi dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kelestarian satwa liar di masa mendatang.

See also  Dianggap Melawan Hukum, RS Melinda 2 Bandung Digugat Keluarga Pasien

“Kami sangat mengapresiasi para pihak yang commited terhadap upaya pelestarian satwa, dan kita dorong agar kampanye penyadartahuannya senantiasa digelorakan kepada masyarakat, termasuk kampanye anti perdagangan satwa liar ilegal, agar satwa-satwa yang berada di luar habitatnya, dapat kembali hidup damai di dalam habitatnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI
Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa
Jalur Tol Palembang-Indralaya Sempat Berlakukan Sistem Buka-Tutup
Tol JORR-S Padat Imbas Pekerjaan, Hutama Karya Lakukan Penanganan
Ketika Gaza Ingin Dipindahkan, Anak-anaknya Hanya Ingin Pulang
Siswa MA Purwakarta Baru Tahu Al-Aqsa Diganggu Israel
Hutama Karya Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Dengan Hadir Lebih Dekat melalui Layanan Kesehatan dan Apresiasi bagi Pengguna Jalan
Anggaran Kementerian PU Tahun 2027 Ditetapkan Sebesar Rp114,59 Triliun

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 00:01 WIB

Menteri PU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Tangani seluruh Wilayah RI

Sunday, 6 September 2026 - 14:57 WIB

Kementerian PU Pastikan Konektivitas Jalan Nasional dan Daerah di NTT Pulih Pascagempa

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Jalur Tol Palembang-Indralaya Sempat Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Saturday, 5 September 2026 - 22:47 WIB

Tol JORR-S Padat Imbas Pekerjaan, Hutama Karya Lakukan Penanganan

Saturday, 5 September 2026 - 20:59 WIB

Ketika Gaza Ingin Dipindahkan, Anak-anaknya Hanya Ingin Pulang

Berita Terbaru