Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Sunday, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bandara terbesar di Indonesia itu ditutup sementara pada Minggu (6/9).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, mengatakan penutupan dilakukan berdasarkan hasil asesmen terhadap kondisi abu vulkanik.

“Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB sampai 05.30 WIB,” kata Lukman dalam keterangannya, Minggu (6/9).

Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil sebagai tindak lanjut hasil paper test yang dilakukan pada Minggu dini hari.

Pengujian yang berlangsung pukul 00.35 WIB hingga 01.05 WIB itu menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil paper test pada Minggu (6/9) pukul 00.35 WIB-01.05 WIB menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” jelasnya.

Dampak penutupan sementara tersebut cukup signifikan. Sebanyak 33 penerbangan terdampak akibat penghentian operasional bandara.

Dari jumlah tersebut, 16 penerbangan internasional bahkan harus dibatalkan.

Sementara itu, berdasarkan informasi terbaru yang disampaikan pengelola Bandara Soekarno-Hatta, penutupan sementara diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB.

Perpanjangan penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak sebaran abu vulkanik terhadap keselamatan penerbangan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius mengingat abu vulkanik dapat mengganggu operasional pesawat, termasuk berpotensi memengaruhi kinerja mesin pesawat.

Pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan asesmen terhadap kondisi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau serta dampaknya terhadap wilayah sekitar bandara.

Operasional penerbangan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan dan hasil evaluasi keselamatan penerbangan.

See also  Kunjungi Booth PLN di GIIAS 2026, Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen

Berita Terkait

Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa
Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Pesisir Selatan Sumbar
Pasca-Banjir Bandang, Irman Gusman Gaungkan Masa Depan Baru Solok
Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura
Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo
RUU Daerah Kepulauan Jadi Jalan Rekonsiliasi Pusat dan Daerah
Kementerian PU Tangani 1.024 Infrastruktur Pascagempa NTT, Penanganan Layanan Dasar Terus Berjalan
Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Empat UMK Binaan Hutama Karya Grup Tampilkan Kerajinan Etnik Berbasis Inovasi

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 06:37 WIB

Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa

Sunday, 11 October 2026 - 06:12 WIB

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Pesisir Selatan Sumbar

Saturday, 10 October 2026 - 14:07 WIB

Pasca-Banjir Bandang, Irman Gusman Gaungkan Masa Depan Baru Solok

Saturday, 10 October 2026 - 06:32 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura

Friday, 9 October 2026 - 08:13 WIB

Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo

Berita Terbaru