Ganjar Kunjungi Kampung Yoka, Tawarkan Kerjasama Desa Jateng-Papua

Saturday, 2 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pada kedatangannya di Papua, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke Kampung Yoka di Distrik Heram Kota Jayapura, Jumat (1/10/2021). Di kampung kaya potensi ini Ganjar mengagas kerjasama Kampung Yoka dengan desa-desa di Jawa Tengah yang ia sebut Konsep Desa Kembar. 

“Saya itu membina kades-kades di Indonesia. Nanti bisa kita buat desa kembar, antara Yoka dan desa-desa di Jateng. Jadi kita bisa saling belajar, bertukar pengalaman untuk memajukan daerah masing-masing,” terangnya. 

Di Papua ini lanjutnya, banyak potensi hebat seperti kerajinan, ukiran dan lainnya. Bahkan ukiran Papua sudah dikagumi dunia internasional. 

“Saya ketemu banyak orang luar negeri, dan mereka mengatakan Papua itu unik. Teknik ukirnya paling unik dan bagus karena mengandung filosofi sejarah. Ini bisa dikembangkan,” jelasnya. 

Di sisi lain, banyak desa-desa di Jateng yang ungul dalam hal teknologi. Ganjar berharap dengan kerjasama desa ini, bisa menjadi awal bagi desa-desa di Jateng dan Papua untuk maju bersama. 

“Nanti saya telponkan ketua organisasi-organisasi desa itu, apakah Papdesi atau Apdesi untuk membantu merealisasikan ini,” tegas Ganjar. 

Antonius Mambre, Ketua Adat Kampung Yoka menyambut baik tawaran Ganjar terkait kerjasama antar desa Jateng dan Yoka. Menurutnya kerjasama seperti ini memang sangat dibutuhkan untuk kemajuan desanya. 

“Tawaran itu memang sangat baik, karena kita daerah Timur agak sedikit tertinggal. Kita harus belajar banyak dari daerah-daerah yang maju. Daripada studi banding di luar lama, lebih baik kita kerjasama antar desa saja. Pasti kami tindaklanjuti tawaran Pak Ganjar itu,” ucap Antonius mantap. 

Pada kesempatan itu Antonius mengaku sangat senang kampungnya dikunjungi Ganjar. Bahkan menurutnya, peristiwa ini sangat istimewa karena baru sekarang ada gubernur dari Jawa yang mau datang ke kampungnya bahkan berbaur dengan warga. 

See also  Kemendagri Tegaskan Pernyataan Soal Teori yang Terbaik Jenazah Covid–19 Dibakar Dikutip Tak Utuh

Di awal kedatangan, Ganjar menjelaskan salah satu alasannya di mendatangi Yoka adalah karena tempat ini kampung peradaban di Papua. Karena di kampung itulah, pertama ada sekolah dasar yang didirikan oleh Belanda di Papua. 

“Saya cukup lama tidak ke Papua, karena masih pandemi. Saya senang, hari ini bisa hadir dan bertemu dengan Bapak/Ibu semuanya. Kampung ini sangat menarik, karena di sini adalah tempat bersejarah dari sisi pendidikan di Papua,” jelasnya. 

Tidak hanya disambut Ketua Adat, Kepala Kampung dan perangkatnya, kedatangan Ganjar juga disambut masyarakat Yoka dengan gembira.  

“Dan kampung ini adalah kampung yang diberkati. Terimakasih bapak sudah injak ke kampung kami. Ini tidak sia-sia, karena siapapun yang menginjak kampung ini, pasti meraih sukses. Kita berdoa untuk semua,” kata kepala adat Yoka, Titus Membre menyambut Ganjar.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB