Aparatur Pelayanan Publik Perlu Kembangkan Kemampuan Berbahasa Inggris

Friday, 29 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi menuturkan aparatur pelayanan publik perlu mengembangkan kompetensi lain di luar isu pemerintahan, seperti kemampuan berbahasa Inggris. Pesan itu dia tegaskan saat menutup pelatihan online bertajuk “Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris bagi Aparatur dalam Mengelola Pelayanan Publik” yang digelar BPSDM Kemendagri.

“Kemampuan-kemampuan seperti berbahasa Inggris ini sungguh sangat penting bagi kita semuanya. Sangat-sangat penting dan itu tidak bisa diabaikan,” katanya pada Kamis (28/10/2021).

Teguh membeberkan sejumlah alasan mengapa kemampuan bahasa Inggris penting untuk dimiliki. Menurutnya, di era globalisasi seperti sekarang, bahasa Inggris menjadi bahasa internasional nomor satu yang digunakan lebih dari satu miliar orang. Bahkan, berbagai komunikasi dan diplomasi di belahan dunia, pada umumnya menggunakan bahasa Inggris.

Selain itu, lanjut Teguh, penguasaan bahasa Inggris juga diperlukan, bila aparatur hendak meningkatkan kapasitas, profesionalisme, maupun kompetensinya. Sebab, berbagai referensi yang berkualitas dan penting dimuat dalam bahasa Inggris. “Bagaimana mungkin kita mampu berkelas dunia, andai kata dalam hal berbahasa Inggris pun mungkin kita masih sangat-sangat kurang,” ungkapnya.

Di sisi lain, kemampuan bahasa Inggris juga dibutuhkan sebagai respons dari banyaknya daerah di Indonesia yang saat ini tengah mengembangkan sektor pariwisata. Bukan hanya pariwisata untuk turis domestik, tapi juga wisatawan mancanegara.

Tak hanya itu, saat ini di era Revolusi Industri 4.0, Internet of Things, dan Artificial Intelligence telah terjadi perubahan yang besar dalam penggunaan teknologi digital. Terlebih pandemi Covid-19 yang tengah terjadi ini telah membuat adanya lompatan besar yang mengubah pola pikir, sikap, dan cara kerja. Karena itu, pada waktu mendatang, akan ada kompetensi-kompetensi yang diperlukan, antara lain kompetensi digital dan keahlian berbahasa.

See also  Gus Halim: Data Desa Harus Teridentifikasi Setiap Pekan

“Artinya banyak sekali alasan-alasan yang membuat betapa bahasa Inggris atau mungkin beberapa bahasa yang lainnya, yang sering digunakan itu harus kita kuasai,” tandasnya.

Karena itu, Teguh menegaskan, upaya pengembangan kompetensi bahasa Inggris harus dilakukan, baik secara klasikal maupun non-klasikal seperti pelatihan daring yang digelar BPSDM Kemendagri selama empat hari tersebut.

Berita Terkait

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor
Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP
Kementerian PU Kebut Pemulihan Sanitasi Permanen Pascabencana Tapanuli dan Sibolga
Di Tengah Keterbatasan Guru, TEP Unhas Nyalakan Semangat Belajar Anak Parudongka

Berita Terkait

Friday, 6 November 2026 - 09:46 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Wednesday, 4 November 2026 - 21:35 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung

Wednesday, 4 November 2026 - 21:32 WIB

Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif

Berita Terbaru